WHO: Anak Muda Eropa Akan Mati Lebih Cepat Daripada Orang Tuanya

Obesitas
Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Anak muda di seluruh Eropa akan mati pada usia yang lebih muda dibandingkan kedua orang tuanya. Hal ini, menurut WHO, bisa terjadi jika negara-negara di sana gagal untuk mengekang kebiasaan merokok, minum minuman keras, dan mencegah obesitas.

Bahkan, kantor regional WHO di Eropa mengusulkan salah satu langkah dengan mempertimbangkan untuk mengenakan pajak kepada gula, bersamaan dengan pemberian harga minimum untuk alkohol dan pemberian subsidi pada buah dan sayuran.

Hal ini berangkat dari rekomendasi WHO tahun 2014 yang menyebut untuk pembatasan konsumsi gula sebanyak 5% saja dari total kalori kita. Karena menurut WHO terlampau banyak mengkonsumsi gula bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

“Maka negara dapat mempertimbangkan untuk menggunakan apa yang mereka temukan lebih efektif untuk mengatasi masalah konsumsi gula ini,” kata João Breda, manajer program WHO Eropa untuk nutrisi, aktivitas fisik dan obesitas.

Sehingga, menurutnya, mengenakan harga tinggi terhadap gula bisa membantu mengurangi konsumsi gula.

Selain itu, masih menurut WHO, Eropa juga memiliki tingkat kecenderungan merokok dan minum tertinggi di dunia dan kedua untuk obesitas setelah Amerika.

Dari sebanyak 53 anggota WHO kawasan Eropa, 30% dari populasi adalah perokok, yang setara dengan 11 liter alkohol murni yang diminum per orang selama setahun dan 59% kelebihan berat badan atau obesitas.

Inggris berada di atas rata-rata pada obesitas, dengan 63,4% kasus kelebihan berat badan pada 2014. Jumlah rata-rata perokok turun menjadi 19% pada tahun 2013, tetapi kemampuan minum dekat dengan rata-rata orang Eropa, yaitu pada 10,6 liter alkohol murni per orang pada tahun 2011.

Eropa adalah “juara dunia” dari merokok dan minum, kata Dr Claudia Stein, direktur pembagian informasi, bukti, penelitian dan inovasi untuk WHO Eropa. Ditambah dengan obesitas yang muncul akibat gaya hidup bisa membenarkan hipotesa, bahwa generasi muda di Eropa akan hidup lebih pendek daripada para orang tuanya.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
About Syakib 252 Articles
Suka nulis dan suka baca tapi gak suka ngedit jadi suka typo dan gak sesuai EYD tulisannya...