Tony Blair Meminta Maaf Atas Keputusan Terlibat Dalam Perang Irak

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook
Facebook
11Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
0Share on LinkedIn
Linkedin

Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair meminta maaf secara terbuka atas keputusannya ikut dalam perang Irak. Selain itu ia juga mengakui bahwa invasi tersebut memiliki faktor atas kemunculuan ISIS.

Hal tersebut dikatakan dalam sebuah wawancara panjang dengan CNN, dimana presenter CNN Fareed Zakaria menuduh Blair telah menjadi “anjing pudel” mantan presiden Amerika Serikat George Bush dalam perang Irak tersebut.

“Saya minta maaf bahwa ada kesalahan dalam laporan intelijen. Saya juga meminta maaf untuk beberapa kesalahan dalam perencanaan setelah kami menghapus rejim Saddam Husein. Tapi saya merasa sulit untuk meminta maaf telah menurunkan rezim Saddam” ujarnya.

Ketika ditanya apakah ia berpikir invasi menyebabkan munculnya ISIS, katanya, “Saya rasa ada unsur kebenaran dalam hal itu. Tentu saja Anda tidak bisa mengatakan yang terjadi pada tahun 2003 tidak memiliki tanggung jawab untuk situasi di tahun 2015”

Sebelumnya pada tahun 2004 Blair didepan parlemen dengan tegas menolak untuk meminta maaf atas apa yang dilakukan, “Saya tidak akan meminta maaf atas keputusan tersebut. Saya percaya itu benar” dan pada tahun 2007 ia kembali mengulangi pernyataan tersebut, “Saya tidak berpikir kita harus meminta maaf sama sekali untuk apa yang kita lakukan di Irak”

Berikut video lengkap wawancara CNN dengan Tony Blair

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook
Facebook
11Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
0Share on LinkedIn
Linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *