Timnya Panen Kartu, Pelatih Tottenham Hotspur Akui Timnya Beri Contoh Buruk

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Tottenham Hotspur bermain bak kehilangan kepala dinginnya dalam laga melawan Chelsea yang berkesudahan imbang 2-2 pada Selasa (3/5) dinihari WIB. Pada laga yang memupuskan harapan mereka menjadi juara Premier League tersebut diwarnai banjir kartu kuning dan beberapa insiden keributan.

Mauricio Pochettino dan Guus Hiddink

Spurs menjadi tim pertama dalam sejarah Premier League yang sembilan pemainnya dikartu kuning. Bahkan mantan wasit beken Graham Poll bahkan berpendapat bahwa Spurs semestinya kehilangan tiga pemainnya pada laga tersebut karena akumulasi pelanggaran yang bisa berbuah kartu merah.

Kericuhan melibatkan para pemain dan official pun terjadi dalam laga tersebut. Jelang usai babak pertama, Danny Rose dan Willian bersitegang yang kemudian dipisahkan oleh pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, yang justru memicu keributan antar pemain. Tindakan Pochettino memasuki lapangan ini tidak dibolehkan dalam rule of the game.

Spurs akan otomatis mendapat hukuman dari FA karena banyaknya kartu kuning yang didapat, ditambah sejumlah insiden lain yang dilakukan para pemainnya. Seperti insiden colok mata yang dilakukan oleh Moussa Dembele kepada Diego Costa, Kyle Walker yang menendang Pedro, Pochettino yang memasuki lapangan, dan keributan utama di babak pertama dan usai peluit panjang dibunyikan.

Dembele bisa mendapatkan hukuman larangan 3 pertandingan, menyusul rekan setimnya, Dele Alli, yang diskorsing karena memukul lawan. Pochettino memberikan komentarnya paskapertandingan.

“Mungkin kami tidak memberikan contoh yang baik, tetapi itu emosi yang normal, berkelahi di lapangan,” ujarnya.

Hasil di Stamford Bridge membuat Spurs tertinggal tujuh poin dari Leicester City dengan kompetisi tinggal menyisakan dua pertandingan.

Dicari dengan kata kunci:

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *