Tidak Hanya Kolam Berisi Buaya, Penjara Untuk Bandar Narkoba Akan Dikelilingi Ikan Piranha dan Harimau

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook4Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Semenjak dilantik menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso selalu melontarkan gagasan menarik dalam usaha memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Salah satunya ide membangun penjara khusus bandar narkotik di sebuah pulau terpencil yang akan dikelilingi kolam berisi buaya.

Terbaru dalam wawancara dengan BBC Indonesia ia mengatakan akan membuat kolan yang berisi ikan piranha dan juga akan melepas harimau dan binatang buas lain di sekeliling penjara tersebut.

Budi Waseso yang mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI ini mengatakan idenya ini adalah sungguhan dan bukan hanya sekedar lelucon. Adapun untuk lokasinya ia mengatakan sebuah pulau kecil di dekar perairan pulau madura telah menjadi incaran.

“Walau belum disetujui masyarakat dan pimpinan daerahnya, kita sudah menjajaki sebuah pulai kecil di dekat perairan pulau madura” ujar Budi Waseso.

Budi Waseso mengatakan pemikiran untuk membuat lapas khusus buat bandar narkoba berdasar penanganan terhadap pelaku penyalahgunaan dan bandar narkoba selama ini tidak maksimal. Menurutnya penanganan terhadap para bandar narkoba selama ini tidak menimbulkan efek jera. Selain itu lemahnya pengawasan sehingga lapas malah menjadi tempat peredaran narkotika.

Ia mengatakan rencana ini didukung oleh masyarakat Indonesia yang terlihat dari banyaknya sumbangan buaya yang diterima. Ia mengatakan kini kerepotan dengan segala kiriman buaya yang berbeda jenis dan ukurannya tersebut.

“Karena besarnya dukungan masyarakat ini kita ingin realisasikan gagasan ini” ungkapnya.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook4Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *