Tabungan yang Mempermudah Beramal Sholeh

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Tabungan yang Mempermudah Beramal Sholeh

Fungsi bank saat ini lebih banyak dibutuhkan. Tidak hanya untuk sekedar melayanai kebutuhan simpan pinjam saja, kebutuhan investasi, transaksi bisnis, dan sebagai perantara untuk bantuan ke berbagai instansi pendidikan dan instansi pemerintahan lain pun sangat dibutuhkan. Selain hal-hal di atas pun masih ada fungsi bank yang sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karenanya, memiliki tabungan di bank saat ini sudah merata dari kalangan masyarakat tidak mampu hingga para konglomerat. Walaupun jenis simpanannya berbeda. Masyarakat biasa biasanya memiliki simpanan di bank dengan cara pengambilan dan waktu menabung yang tidak ditentukan. Sedangkan para konglomerat mungkin saja menyimpan hartanya dalam bentuk mata uang asing, saham, dan yang lainnya.

 

Terlebih untuk saat ini, saat ada pembenahan sistem penyaluran uang bantuan untuk masyarakat yang dilakukan secara langsung. Misalnya saja dengan banyaknya berbagai kartu yang dibagi-bagikan pemerintah kepada sebagaian warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Dan, kalaupun kita bukanlah seorang warga negara yang tidak termasuk yang berhak memiliki kartu-kartu tersebut, kita bisa memiliki tabungan di bank untuk menyalurkan sebagian harta kita kepada orang-orang yang membutuhkan.

 

Misalnya saja dengan membuka tabungan di Bank Syariah yang menjalankan aktivitas perbankannya dengan sisitem syariat islam. Dengan demikian, melalui ATM, kita dapat menyalurkan dana zakat, shadaqah, infak, atau jariyah langsung ke rekening lembaga yang secara khusus mengurusi masalah penyaluran sejumlah dana umat kepada para mustahiqnya.

Ketahui juga tabungan rencana ini memiliki beberapa keuntungan untuk rencana hidup. Berikut beberapa jenis keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

  1. Dapat dijadikan sebagai tabungan rencana jangka panjang, karena nasabah dilarang mengambil tabungan sebelum jangka waktu yang sudah ditentukan habis. Biasanya tabungan dapat diambil setelah 20 – 30 tahun. Bahkan ada pula yang sampai jangka waktu 50 tahun dapat diambil. Dengan begitu, kita tidak akan khawatir tabungan kita akan berkurang dalam jangka waktu penyimpanan yang panjang.
  2. Melatih diri sendiri untuk berhemat. Dengan memiliki tabungan rencana, maka mau tidak mau kita harus selalu berhemat agar dapat menyisihkan uang untuk ditabungkan. Karena sifat dari tabungan jenis ini adalah mengambil sedikit demi sedikit uang dari tabungan regular kita. Maka jika kita tidak memiliki saldo yang cukup untuk tabungan ini, bisa-bisa kita akan mendapatkan denda dari pihak bank.

 

http://www.syariahbukopin.co.id/

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *