Sesudah iTunes, Efek Rumah Kaca Rilis CD Sinestesia

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Buat para penggemar Efek Rumah Kaca yang tidak bisa membeli album Sinestesia via iTunes. Ada kabar gembira. CD Album terbaru Sinestesia sudah bisa di beli online.

Bekerja sama dengan DIMI demajors Independent Music Industry, Efek Rumah Kaca merilis album barunya secara Fisik. CD Sinestesia bisa di beli online di link berikut http://demajors.com/album/view/502

Selain mendapatkan 1 CD dan Lirik, Paket album baru Sinestesia Efek Rumah Kaca menyertakan pula 6 Ilutrasi Kartu Pos yang dibuat oleh seniman Riyan Riyadi atau lebih sering disebut The Popo. Selain itu ada Artwork berwarna karya The Secret Agent. Selain itu, ada 3 Stiker Sinestesia yang siap kamu tempel di tempat spesial.

6 lagu Baru Efek rumah kaca memiliki durasi yang sangat panjang. Hijau jadi lagu terpendek di album tersebut dengan durasi 7 menit 46 detik. Sementara Jingga dengan durasi 13 Menit 29 detik jadi lagu yang terpanjang.

Lirik Lagu efek Rumah Kaca album Sinestesia

Selain komposisi musik, lirik lagu adalah kekuatan dari Efek Rumah Kaca. Banyak kata kata yang tidak akrab di telinga kita akan kita temui di album album ERK. Maka sangat wajar mereka yang beli via iTunes akan membeli cd album terbaru ERK untuk mengetahui lirik liriknya.

Panjangnya durasi lagu Efek RUmah Kaca tak lain dikarenakan 1 judul berisi 2-3 fragment cerita. Mari kita bahas satu demi satu.

Merah – Sinestesia Track 1
Lagu ini menyuguhkan 3 sub judul Ilmu Politik, Lara dimana – mana dan ada-ada saja. Suguhan yang menghentak disuguhkan ERK di awal albumnya. Kemuakan akan politik terwakili di lirik merah. salah satunya.

Dan Kita arak mereka
Bandit jadi panglima
Politik terlalu amis
Dan kita terlalu necis

masih di Track pertama, ERK sangat gemas dengan politik yang sudah merasuki setiap sendi kehidupan. Lamat lamat terdengar di backing vokal

Ekonomi Korban Politik
Hukum tunduk pada politik
Pendidikan masuk Politik
Olahraga bawa politik
Orang gila akibat politik
Dagang sapi pakai politik
Beragama buat poilitik
Keluarga ribut politik

Biru Track 2 Sinestesia

Sepertinya lagu ini yang paling familiar ditelinga fans ERK karena versi gratisnya sudah disebar lebih dahulu. Pasar Bisa Diciptakan dan Cipta Bisa Dipasarkan adalah isi dari Biru.

Jingga Track 3 Sinestesia

Berisi 3 cerita, 2 lagu dan 1 instrumental. Di Jingga ada 1 lagu yang sudah kita hafal juga. Hilang. Cerita tentang mereka yang tetap teguh mempertanyakan kemana hilangnya 13 orang saudara mereka. Selain hilang ada Nyala Tak Terperi dan Instrumental Cahaya, Ayo Berdansa. Seperti Recharge Energi buat mereka yang selalu mempertanyakan kebenaran.

Hijau Track 4 Sinestesia

Keracunan Omong Kosong dan Cara Pengolahan Sampah jadi judul untuk track ini.

Apa yang engkau makan?
Inginnya Bentrokan
Hujatan kudapan andalan
Apa yang engkau telan?
Gagasan pas – pasan
Kebencian menjadi pegangan
Kebencian Omong Kosong

semakin jleb dengan reff lagu ini

Kita Konsumsi Sampah
Kita Produksi limbah

Putih Track 5 Sinestesia
ini lagu yang paling asyik buat penulis, bercerita tentang TIADA dan ADA. Tentang kematian seorang sahabat Adi Amir Zainudin dan kelahiran Buah hati Cholil Mahmud – Angan Senja dan Rintik Rindu Putri dari Adrian Yunan Faizal . Sebelumnya Obrolan urban sempat menuliskan putih di http://obrolanurban.com/putih-kematian-yang-indah-ala-efek-rumah-kaca/

Kuning Track 6 Sinestesia

Track ini yang saya pengen lihat liriknya secara keseluruhan. Saya tertarik dengan lirik

Manusia Menafikan Tuhan
Melarang atas perbedaan

Dan akhirnya saya tahu kalau di Kuning ini ERK bercerita soal Keberagamaan dan Keberagaman.  Saya teringat dengan Debu Debu Berterbangan saat mendengar lirik ini

Bila Matahari sepenggal jaraknya
Padang yang luas tak ada batasnya
Berarak beriringan
Berseru dan Menyebut …. DIA ….

Demikian sekilas nukilan tentang album terbaru Efek Rumah Kaca – Sinestesia. Jangan lupa beli CD nya dan siapkan Energi untuk menikmati rasa dalam warna.

Dicari dengan kata kunci:

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *