Serba Serbi Pendaftaran SBMPTN yang Wajib Kamu Tahu

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Peguruan Tinggi Negeri adalah jalur kedua masuk PTN setelah SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Pendaftar SBMPTN semakin meningkat. Tujuan dari SBMPTN adalah untuk menjaring para lulusan SMA dan sederajat yang ingin melanjutkan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi.

Serba Serbi Pendaftaran SBMPTN yang Wajib Kamu Tahu

Serba Serbi Pendaftaran SBMPTN yang Wajib Kamu Tahu

SBMPTN juga merupakan sebuah alternative bagi kamu yang tidak lolos dalam SNMPTN dan juga bagi mereka yang tidak berkesempatan mengikuti SNMPTN. SBMPTN didasarkan pasa ujian tertulis atau kombinasi hasil dari ujian tertulis dan juga ujian ketrampilan (khusus untuk program studi olahraga dan kesenian).  Adapun beberapa syarat yang harus diperhatikan dan dipenuhi untuk pendaftaran SBMPTN.

 

Berikut beberapa persyaratan pendaftaran SBMPTN :

  1. Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK dan sederajat yang te;ah lulus 3 tahun terakhir.
  2. Untuk peserta lulusan tahun 2015 dan 2016 harus sudah memiliki ijazah.
  3. Untuk peserta lulusan tahun 2017 mempunai surat keterangan kelulusan dari sekolah sebelumnya yang disertai dengan pas foto terbaru dan cap legalisir dari pihak sekolah yang asli. Akan lebih baik jika ada tanda tangan kepala sekolah sebagai tanda bukti yang sah.
  4. Peserat memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak akan mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studi.
  5. Proses pendaftaran dilakukan di laman SBMPTN
  6. Peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200.000 yang bisa disetorkan melalui Bank Mandiri atau Bank BNI.
  7. Setelah membayar biaya pendaftaran, peserta akan diberikan kode akses pendaftaran (KAP)
  8. Lemgkapi formulir pendaftaran da nisi data diri dengan benar dan teliti.
  9. Pilih lokasi ujian dan unggah foto diri untuk mencetak kartu peserta SBMPTN.

 

Namun ada yang berbeda untuk SBMPTN, bisa dilihat dari biaya pendaftaran SBMPTN. Tahun-tahun sebelumnya, biaya pendaftaran SBMPTN berkisar Rp 150.000 untuk program IPA atau IPS dan Rp 175.000 untuk program IPC, untuk tahun ini sedikit mahal. Selain biaya pendaftaran, hal yang beerbeda adalah metode pelaksanannya.

Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menawarkan dua sistem ujian tulis bagi peserta. Yang pertama yaitu paper based testing atau PBS, dimana peserta menggunakan sistem manual menggunakan kertas, yang kedua adalah computer based testing dimana peserta menggunakan computer dan juga internet untuk mengisi lembar ujian.

Calon mahasiswa bebas memilih metode ujian yang sesuai dengan mereka. Materi yang di ujikan pun sama yaitu Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar (TKD), tergantung program studi yang dipilih. Untuk jurusan IPA, TKD terdiri atas matematikia, bilogi, fisika, dan kimia. Untuk jurusan IPS, TKD terdiri dari sosiologi, sejarah, ekonomi, dan geografi. Demikian serba serbi pendaftaran SBMPTN, semoga artikel ini membantu.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *