Sekolah Ini Haramkan Penggunaan Perangkat Teknologi di Sekolah dan Rumah

Pada saat banyak orang tua memberikan kebebasan bermain gadget dan perangkat teknologi lain kepada putra dan putrinya sekolah di London ini melarang penggunaan internet, TV, smartphone dan perangkat lainnya hingga anak berusia 12 tahun. Larangan ini tidak hanya di sekolah namun juga di rumah.

Acorn School, yang didirikan pada tahun 2013 ini berharap aturan yang diterapkan ini juga diikuti para orang tua sebagaimana tertera dalam piagam pendirian sekolah yang berbunyi,

“Kami menetang segala bentuk penggunaan perangkat elektronik kepada anak-anak. Pengenalan terhadap perangkat teknologi dikenalkan secara bertahap saat anak menuju masa remaja. Hal ini berlaku untuk internet. Dengan memilih sekolah ini, Anda berarti telah setuju prinsip ini serta mendukung aturan ini baik di rumah, di mobil, di pesawat bahkan saat berlibur sekalipun”

Andrew Thorne, direktur yang juga pendiri sekolah, mengatakan kepada Telegraph, “Tujuan larangan teknologi ini adalah untuk memungkinkan ruang tumbuh bagi anak-anak. Jadi, bukannya mengubahnya menjadi konsumen teknologi dan televisi, mereka harus belajar untuk membuat kegiatan mereka sendiri. Ini adalah tentang mendorong kreativitas sehingga anak-anak menjadi pencipta aktif daripada konsumen pasif”

Kurikulum Acorn School mengajak orang tua tidak mengenalkan televisi kepada anak-anak sebelum usia 12 tahun. Setelah itu anak-anak hanya diperbolehkan menonton film dokumenter yang telah disetujui oleh orang tua. Film baru boleh dikonsumsi pada usia 14 tahun dan beselancar di web pada usia 16 tahun. Anak-anak dapat menggunakan komputer setelah 14, sebagai bagian dari kurikulum sekolah.

Orang tua semakin panik tentang bagaimana terlalu banyak layar yang berdampak pada pengembangan anak-anak mereka. Seorang profesor MIT menunjukkan teknologi mempengaruhi kemampuan anak-anak untuk mengadakan percakapan dan membangun empati. Sebuah studi oleh London School of Economics menunjukkan bahwa melarang ponsel di sekolah bernilai setara satu minggu tambahan kelas dalam hal pengembangan siswa. Dan sebuah penelitian baru-baru ini merilis sebuah laporan yang menunjukkan bahwa aktivitas di komputer dan teknologi di sekolah-sekolah tidak mendorong hasil akademik.

Syakib

Syakib

Suka nulis dan suka baca tapi gak suka ngedit jadi suka typo dan gak sesuai EYD tulisannya...
Syakib

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'