Sampah yang Bermanfaat

Manusia tak bisa lepas dari yang namanya sampah. Setiap hari manusia menemukan atau bahkan membuang sampah dalam bentuk apapun, baik sampah organik ataupun anorganik. Di mana pun hampir selalu ada sampah, mulai dari rumah, sekolah, toko, terminal, bahkan di tempat yang terjaga kebersihannya seperti puskesmas atau rumah sakit. Menurut catatan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Indonesia bahwa setiap penduduk membuang sampah 2 kg perharinya. Sampah sering ‘diadu domba’ sebagai sumber masalah, misalnya banjir karena banyaknya sampah yang menumpuk atau sampah yang menyumbat aliran air di sekitar pemukiman. Alangkah baiknya sampah dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia. Teknologi yang sudah dikembangkan adalah pemanfaatan sampah sebagai sumber bahan gas disebut biogas.

Sampah yang Bermanfaat

Sampah yang Bermanfaat

Biogas merupakan gas hasil fermentasi dari bahan-bahan organik seperti kotoran manusia dan kotoran hewan, limbah domestik atau limbah rumah tangga, sampah biodegradable (limbah organik) yang biodegradable dalam kondisi anaerobik. Biogas mengandung 60% metana, karbondioksida 38%, dan 2% nya yaitu O2, H2, N2 dan H2S. Satu meter kubik biogas memiliki nilai kalori sekitar 6.000 watt jam. Itu artinya setara dengan setengah liter minyak diesel. Gas hasil sampah ini bisa digunakan untuk bahan bakar kendaraan, memasak, atau bahkan kita juga bisa memanfaatkanya sebagai energy alternative penghasil listrik.

Biogas hadir sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kelangkaan bahan bakar minyak. Harganya pun lebih terjangkau asalkan kita bisa mengolahnya dengan baik dan benar. Selain itu, yang pasti biogas dapat mengurangi jumlah tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pembuatan biogas menggunakan teknik fermentasi. Teknik ini sebenarnya sudah sering digunakan oleh masyarakat sekitar seperti saat membuat tempe dari kedelai, membuat tape dari singkong, atau membuat cuka dari buah-buahan. Tetapi, fermentasi yang dilakukan tidak semudah membuat beberapa makanan atau bahan makanan yang telah tersebut.

Berikut gambaran umum cara atau langkah-langkah membuat biogas.

  1. Siapkan sampah organik dan kotoran hewan (misal kotoran sapi)
  2. Kemudian sampah organik dan kotoran sapi tersebut dikumpulkan terlebih dahulu di dalam satu tempat. Tempat atau wadah yang biasa dipakai sering disebut digester. Tempat ini biasanya terbuat dari fiberglass.
  3. Sampah-sampah yang telah dikumpulkan ini selanjutnya dicampur dengan bakteri anaerob sebagai pembangkit metan.
  4. Fermentasi akan berlangsung dalam waktu tertentu sehingga menghasilkan biogas.
  5. Biogas yang dihasilkan kemudian dialirkan ke dalam tabung yang khusus dan terpisah dari hasil gas sampingan.
  6. Proses tersebut berlangsung terus menerus dengan menambah sampah organik serta bakteri anaerob setelah kurun waktu tertentu.

Itulah beberapa langkah atau cara sederhana yang daat dilakukan oleh kita ketika akan membuat biogas. Semoga kita sebagai manusia mampu memanfaatkan barang-barang layaknya sampah dijadikan sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan orang banyak.

Dicari dengan kata kunci:

  • cara mengolah sampah agar bermanfaat
  • agar lebih bermanfaat sampah dapur diubah menjadi
  • cara mengolah sampah agar bermanfaat bagi kehidupan
Temukan Saya

Arista Budiyono

Tukang Nulis dan Nonton at Infosuporter
Saat ini sepakbola Indonesia hanyalah permainan dan sedau gurau belaka
Temukan Saya

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'