Rokok Membunuh 1 Dari 3 Pria Dewasa Di China

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Kematian yang diakbitkan dari aktivitas merokok di China akan naik tiga kali lipat menjadi 3 juta orang pertahun pada tahun 2050. Demikian bunyi sebuah studi yang dipublikasikan oleh jurnal kesehatan Inggris The Lancet.

Para ilmuwan dari Universitas Oxford, Akademi Kesehatan dan Sains China serta pusat kontrol kesehatan China menemukan konsumsi rokok telah tumbuh secara substansial untuk pria di perkotaan dan pedesaan China selama beberapa dekade terakhir.

Studi menunjukkan pria perkotaan yang mulai merokok sebelum usia 20 memiliki tingkat kematian dua kali lebih tinggi dari non-perokok. Kematian disebabkan oleh penyakit terkait merokok seperti kanker paru-paru, penyakit jantung dan stroke.

Di Amerika jumlah perokok kini sudah menurun setengah dari 50 tahun yang lalu. Rokok menyebabkan satu dari lima kematian di Amerika Serikat setiap tahunnya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Sepertiga dari jumlah rokok dunia dikonsumsi di China. Pemerintah telah menaikkan kajak rokok pada bulan Mei lalu, tapi pajak 25 persen dari harga sebungkus rokok dianggap terlalu murah dibandingkan dengan patokan WHO 75 persen. Pendapatan dari penjualan tembakau dan pajak merupakan sumber utama pendapatan pemerintah di Cina.

Dalam komentar yang menyertai penelitian tersebut dua ahli kesehatan masyarakat mengatakan kebijakan pemerintah China tersebut mempersulit upaya untuk mengurangi dampak kesehatan masyarakat dari tembakau.

Selain itu mereka juga terkendala dengan mitos “keyakinan bahwa mekanisme biologis yang dimiliki masyarakat Asia akan memberikan perlindungan khusus dari efek tembakau dan penggunaan tembakau merupakan tradisi masyarakat China”

Sebuah survei dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada bulan Agustus mencatat pengetahuan masyarakat China akan bahaya merokok telah meningkat namun jalan panjang masih tersaji untuk melakukan perubahan.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
About Syakib 252 Articles
Suka nulis dan suka baca tapi gak suka ngedit jadi suka typo dan gak sesuai EYD tulisannya...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*