Ratusan Artis Terbaik Siap Meriahkan Synchronize Fest 2016

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook4Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
Synchronize Fest

Synchronize Fest

Akhir Oktober nanti akan digelar sebuah event besar dengan tajuk Synchronize Fest 2016. sebuah festival musik multi-genre tahunan berskala nasional yang menampilkan total 104 artis musik dari dekade ’70-an, ’80-an, ’90-an hingga 2000- an di lima panggung selama tiga hari, tiga malam pada 28, 29, 30 Oktober 2016 di Gambir Expo  – Kemayoran, Jakarta.

Synchronize Fest adalah sebuah movement, pergerakan!” demikian ditagaskan ditegaskan oleh penggagas sekaligus Festival Director Synchronize Fest. David Karto.  Ucapan David tentu bukan fatamorgana belaka, acara ini merupakan sebuah gerakan besar. Ratusan pemusik beragam genre beragam usia berkumpul dalam sebuah acara besar.

Jika melihat jadwal lima panggung Synchronize Fest 2016 (Dynamic Stage, Lake Stage, Forest Stage, District Stage, Gigs Stage) yang telah tersedia di situs resmi www.synchronizefestival.com, akhirnya kita akan tiba pada masa dimana Bhineka Tunggal Ika dalam musik segera menjadi sebuah kenyataan. Misalnya, musik death metal nan brutal akan bertemu hempasan dangdut legendaris, horror punk berbagi slot dengan indie rock kekinian, jazz eksperimental bertemu dengan gerombolan hip hop ‘90-an, grindcore bengal berjumpa dengan pop mainstream, hingga energi subversif punk rock bakal bersanding dengan aura folk yang menghanyutkan.

Riza, Direktur PT. Dyandra Promosindo menyampaikan antusiasmenya pada festival ini. “Kami yakin Synchronize Fest ini mampu mengkolaborasikan seluruh lapisan musik Indonesia dan menjadikan ajang musik ini terbaik di tanah air,” ujarnya.

Jadwal & Daftar Musisi di Synchronize Fest

Festival musik akbar hasil kolaborasi antara Dyandra Promosindo dengan label rekaman independen Demajors tersebut pada Hari Pertama (Jumat, 28 Oktober 2016) akan menampilkan : Aksan Sjuman & The Committee of the Fest, Aray Daulay, Besok Bubar, Blackteeth, DDHEAR (Dialog Dini Hari – Endah N Rhesa), Deadsquad, Gangstarasta, Goodnight Electric, Heals, Indra Lesmana Keytar Trio, Jasad, Kelelawar Malam, Kelompok Penerbang Roket, KunoKini & Svaraliane, Ligro, Max Havelaar, Monita Tahalea, Monkey Boots, NTRL, Payung Teduh, Pure Saturday, Ras Muhamad, Rocket Rockers, Scaller, Sheila On 7, SORE, Souljah, Sunyotok, Steven Jam, Sweet As Revenge, Teenage Death Star, The Authentics, The Upstairs, Yura Yunita.

Sementara itu pada Hari Kedua Synchronize Fest  (Sabtu, 29 Oktober 2016) rencananya akan menampilkan :  Begundal Lowokwaru, Billfold, Bonita & The Hus Band, D’jenks, Dead Vertical, Death Vomit, Down For Life, Dental Surf Combat, Endank Soekamti, Float, Fourtwnty, Kunto Aji, Laid This Nite & Lala Karmela, Matajiwa, Monkey to Millionaire, Noxa, Orkes Moral Pengantar Minum Racun, P Project, Peewee Gaskins, Rajasinga, Sentimental Moods, Sommerhaar, Soneta Group, Superglad, Taring, The Adams, The Brandals, The Flowers, The Hydrant, The Kuda, The Paps, The Ska Banton, Themilo, White Shoes & the Couples Company.

Sedangkan pada hari terakhir atau Hari Ketiga (Minggu, 30 Oktober 2016) yang akan tampil di Synchronize Fest 2016 adalah : 90’s Hip Hop All Star (Iwa K, Blackskin, NEO, Sweet Martabak), Agrikulture, AriReda, Barasuara, Barry Likumahuwa feat. Adinda Shalahita & Albert Fakdawer, Danilla, Dewa Budjana & Tohpati, Diskopantera, Efek Rumah Kaca, Elephant Kind, FSTLVST, Glenn Fredly, Gugun Blues Shelter, Hello Benji & The Cobra, HMGNC, Koil, Komunal, Krakatau, Maliq & D’essentials, Mocca, Morfem, Navicula, Rock N’ Roll Mafia, Rumahsakit, Seringai, Shaggydog, Silampukau, Stepforward, That’s Rockefeller, The Groove, The SIGIT, The Trees and The Wild, Tomorrow People Ensemble, Tony Q Rastafara, hingga Tulus.

Diantara 104 artis penampil nantinya, ada sebuah penampilan bersejarah yang diramal bakal menjadi highlight Synchronize Fest 2016 yaitu “turun gunungnya” Sang Raja Dangdut, Rhoma Irama beserta kelompoknya, Soneta Group, sebagai headliner di Hari Kedua (29 Oktober 2016).

“Pendekatan dengan Rhoma Irama agar bersedia tampil di Synchronize Fest 2016 memang agak berbeda. Kami datang tidak langsung meminta Soneta Group tampil begitu saja, tapi kami menginformasikan maksud dan tujuan dari festival ini. Seberapa penting peran Rhoma Irama (termasuk Soneta Group) di dalam perjalanan hidup musik Indonesia serta betapa besarnya respons positif anak muda terhadap karya-karya beliau pada masa kini. Setelah kami informasikan tentang Synchronize Fest, jawaban beliau, ‘Keren, saya hormat sama idenya, saya respect. Kalaupun saya tidak tampil di sini, saya pasti akan hadir untuk support acara ini’,” ujar Rizky Aulia selaku Program Director Synchronize Fest 2016.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook4Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *