Polusi Udara Di China Akibatkan 4000 Orang Meninggal Setiap Hari

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

_75114601_beijingsmogafp

Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas of California, Berkeley menemeukan fakta sebanyak 4000 orang di China meninggal dini akibat polusi udara yang terjadi di negera tersebut.

Studi yang dipublikasikan di jurnal PLoS One tersebut menunjukkan sebanyak 1,6 juta orang di China meninggal setiap tahun karena sakit jantung, paru-paru dan stroke yang diakibatkan pencemaran udara yang sudah terlalu parah.

Emisi dari pembakaran batubara baik untuk listrik dan penghangat rumah menjadi sumber utama pencemaran udara tersebut. Penelitian ini menggunakan pengukuran udara yang dikomparasi dengan data komputer atas kematian yang diakibatkan penyakit jantung, paru-paru dan stroke dengan memperhitungkan polutan didalam tubuh.

“Ini angka yang sangat besar” ujar penulis studi Robert Rohde. Ia mengatakan sebanyak 38 persen penduduk China tinggal di daerah dengan rata-rata kualitas udara yang tidak sehat.

Kualitas udara di China adalah yang terburuk pada musim dingin karena pembakaran batubara untuk penghangat rumah. Beijing juga akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2022.

Para peneliti berharap pemerintah China segera mengambil kebijakan nyata untung mengurangi pencemaran udara di China. “Membatasi penggunaan batubara akan mengurangi emisi karbondioksida” ujar Rohde.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0