Planet Kembaran Venus Ditemukan Hanya Berjarak 39 Tahun Cahaya

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Planet baru seukuran Bumi telah ditemukan mengorbit bintang katai merah, hanya berjarak hanya 39 tahun cahaya dari Tata Surya kita, dan mungkin memiliki atmosfer sendiri. Planet ini juga disebut sebagai planet ekstrausurya yang jaraknya lebih dekat daripada planet ekstrasurya yang pernah dikonfirmasi sebelumnya.

Planet ini bernama GJ1132b, memiliki ukuran sekitar 1.2 kali Bumi dan tampaknya sebagian besar terdiri dari batu dan besi. Planet ini memiliki ukuran yang mendekati dengan Bumi dan ditemukan di luar tata surya kita, serta tiga kali lebih dekat daripada yang terlihat sebelumnya.

Para astronom telah menggambarkan dunia baru, juga bisa dibilang planet paling penting yang penah ditemukan di luar tata surya. Planet ini juga disebut sebagai kembaran Venus, memiliki radius 16% lebih besar dan memiliki massa 60% lebih besar dari Bumi, tetapi memiliki kepadatan yang diperkirakan mirip dengan Bumi dan Venus.

Dan mereka memperkirakan permukaan planet mungkin memiliki suhu antara 270 F (136 0) dan 584 0 F (306 0 C). Hal tersebut berarti planet ini mungkin terlalu panas untuk dijadikan tempat tinggal manusia, namun para ilmuwan percaya mungkin masih cukup dingin untuk memiliki atmosphere yang besar. Bahkan mereka mengatakan itu bisa memiliki kondisi seperti Venus di tata surya kita.

Para ahli mengatakan, planet ini cenderung memiliki atmosphere yang didominasi oleh helium dan hydrogen, tetapi jika dahulu planet ini terdapat air di permukaannya, maka bisa juga memiliki oksigen dan karbondioksida. Tapi para astronom memperingatkan jika saat ini tidak mungkin untuk menarik kesimpunal tegas tentang atmosphere di planet ini.

Sebaliknya, mereka mengklaim bahwa planet yang hanya memiliki jarak 39 tahun cahaya tersebut bisa memungkinkan untuk bisa langsung dimati dengan menggunakan teleskop bagi generasi selanjutnya.

Dr Zachory Berta-Thomspon menulis dalam jurnal Nature, seorang astrophysicst di Massachusetts Institute of Technology dan rekan-rekannya mengatakan Space Telescope James Webb, yang akan diluncurkan pada tahun 2018 bisa mengukur cahaya yang datang dari planet untuk memberikan rincian lebih tentang atmospherenya.

Berbicara pada MailOnline, Dr Berta-Thompson mengatakan:”Planet ini  jauh lebih panas dari Bumi, jauh lebih panas bahkan dari Venus. Ini sangat dengat dengan bintang induknya, yang bisa membakar ke suhu 500K, seperti panasnya oven yang Anda miliki.”

GJ1132b

“Planet ini menjadi target favorit bagi para astronom selama bertahun-tahun yang akan datang. Dengan Space Telescope James Webb, kita kaan dapat mengamati warna sunset planet ini, merasakan panas yang berasal dari permukaannya, dan memperkirakan kecepatan anginnya. Ini terlalu panas untuk ditinggali, tidak ada air di permukaan. Tapi itu jauh lebih dingin daripada planet berbatu lain yang kita ketahui.” tambahnya.

Planet ini mengorbit bintang induknya (Bintang M – kecil yang disebut Glise 1132). Bintang jenus ini lebih kecil dan lebih redup dari Matahari, dan studi terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar bintang kelas –M  memiliki planet sekuruan Bumi yang mengorbitnya. Selain itu iamengorbit dalam 1.6 hari sekali, dan memiliki jarak rata-rata dari sang bintang induk sekitar 2.3 juta kilometer (jarak Bumi-Matahari=150 juta km), dan itu berarti menerima sekitar 19 kali tingkat tadiasi.

Planet ini juga memiliki gravitasi dan jika seseorang berdiri di permukaan planet akan memiliki berat sekitar 20 persen lebih besar dari yang mereka lakukan di Bumi. David Charbonneau, astronom dari Harvard-Smithsonian Center for Astropyhsics yang ambil bagian pada penelitan ini mengatakan jika planet tersebut mungkin lebih memiliki besar seperti Venus dan Bumi.

“Tujuan utama kami adalah untuk menemukan kembaran Bumi, tapi sepanjang penelitian, kami telah menemukan kembaran Venus. Kami menduga itu akan memiliki atmosphere seperti Venus,” jelasnya.

 

Sumber: dailymail.co.uk

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *