Penetapan Bencana Nasional Tidak Hilangkan Konsekuensi Hukum Pada Pembakar Lahan

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agus Hermanto mengatakan rencana pemerintah untuk menetapkan bencana nasional pada kabut asap tidak harus menghilangkan upaya hukum pada para pelaku pembakaran.

“Tidak ada yang bisa menghapuskan permasalahan hukum. Bedanya kalau bencana nasional, begitu ditetapkan, pemerintah mempunyai kekuatan penuh untuk menjamin selesai sepenuhnya,” ujar Agus, sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

Politikus Partai Demokrat tersebut juga mengatakan pemerintah tidak harus menunggu persetujuan parlemen untuk penetapan tersebut.

Darurat Asap, Pemerintah Dinilai Gagap Aksi

Sementara itu Anggota Komisi IV Firman Soebagyo tidak setuju atas penetapan bencana nasional pada bencana asap tahun ini. Ia mengatakan penetapan tersebut akan menguntungkan pelaku pembakaran.

“Kalau ditetapkan bencana nasional mereka akan bebas dari tanggung jawab” ujar Firman.

Sebelumnya pada akhir September lalu dilaporkan oleh Detik.com Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kabut asap tidak memenuhi seluruh kriteria yang menjadi dasar penetapan status bencana nasional.

BNPB : Ini Kebakaran Hutan Terburuk

Menurut Sutopo penetapan bencana nasional, seperti yang diamanatkan UU No 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, didasarkan pada indikator yang meliputi a) jumlah korban, b) kerugian harta benda, c) kerusakan sarana dan prasarana, d) cakupan luas wilayah yang terkena bencana dan e) dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.

“Dalam praktiknya hal itu sulit. Misal bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan apakah memenuhi untuk dinyatakan sebagai bencana nasional? Indikator a, b, dan C tidak memenuhi syarat tersebut,” papar Sutopo.

Sutopo juga menjelaskan presiden yang berwenang menetapkan status bencana nasional setelah sebelumnya memperolah masukan dari BNPB dan kementerian lembaga terkait.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook1Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *