Menyusur Sejarah Kota Depok

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook25Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

IMG_0746

Sebagai orang yang dilahirkan dan hingga kini tinggal di Kota Depok, Jawa Barat saya baru tahu nama Jalan Margonda itu berasal dari nama pejuang kemerdekaan pada awal tahun 2000. Awalnya saya mengira nama Margonda diambil dari nama sebuah pohon atau tanaman.

Ternyata belakangan hal ini bukan saya saja yang mengalami. Banyak kawan-kawan kota Depok yang juga baru tahu nama Margonda berasal dari nama pejuang tahun-tahun belakangan saja.

Kota Depok ternyata memiliki cerita sejarah yang panjang. Namun sayang banyak warga Depok sendiri yang tidak mengetahui sejarah tersebut. Hal ini diperparah dengan keberadaan situs-situs sejarah di Depok yang minim perhatian dan bahkan terkesan ditelantarkan. Untuk itu sekolompok anak muda yang tergabung dalam komunitas Forum Komunitas Hijau menggelar acara Ngabuburit Susur Situs Sejarah Depok.

Pada pekan pertama mereka menyusur situs sejarah Kota Depok yang berada di Jalan Pemuda. Jalan ini dulunya merupakan pusat keramaian Kota Depok. Disinilah berada rumah Cornelis Chastelein, kini menjadi Rumah Sakit Harapan Depok, yang merupakan penguasa pertama Kota Depok.

Disini rombongan juga bersilaturahmi dengan pengurus Yayasan Lembaga Cornelies Chastelein (YLCC) yang bercerita panjang lebar mengenai sejarah Kota Depok.

Rumah Pondok Cina

Sabtu, (25/6) Forum Komunitas Hijau mengajak untuk mengenal lebih dekat dengan Situs Rumah Pondok Cina. Situs Rumah Pondok Cina kini kondisinya sangat mengkhawatirkan. Berada di areal pusat perbelanjaan dan hotel Margo City, keberadaannya seakan disembunyikan dari warga Depok dan dibiarkan terlantar.

“Rumah ini sejatinya bukti pluralitas warga Depok. Mereka bisa hidup berdampingan dengan warga Cina dan juga orang-orang Belanda” ujar sejarawan JJ Rizal yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

JJ Rizal bercerita Rumah Pondok Cina dibangun pada tahun 1800-an. Rumah tersebut pada masanya merupakan bagian dari perkebunan karet dan persawahan pribadi milik saudagar Cina bernama Law Tek Lok.

Sejarawan muda ini menyayangkan pemerintah Depok yang terkesan abai dengan situs sejarah yang sangat berharga ini. Kini bangunan tersebut banyak terkelupas dan pada beberapa bagian keropos.

“Sedihnya benda cagar budaya yang harusnya menjadi ruang publik kini menjadi privat area dimana hanya mereka yang menginap di hotel Margo yang bisa menikmatinya” ujar JJ Rizal.

Rumah Pondok Cina pun memiliki kesan tersendiri bagi Jaya (60) salah satu tokoh Pondok Cina. Ia mengenang di rumah tersebut ia belajar membaca.

“Dulu rumah ini dijadikan sebagai sekolah rakyat dan juga tempat kami bermain” ujarnya.

Ia menyayangkan dengan kondisi rumah tersebut yang sekarang terbengkalai dan beberapa bagiannya dipapas untuk pembangunan Hotel dan Pusat Perbelanjaan.

IMG_0747

Jalan Margonda

Adapun Wenri Wanhar yang menjadi pembicara kedua menjelaskan soal Jalan Margonda. Penulis buku Gedoran Depok ini berkisah nama Margonda diambil dari nama seorang tokoh pergerakan yang melakukan serangan ke Kota Depok pasca kemerdekaan. Serangan dilakukan mengingat Depok menjadi wilayah yang belum mengakui kemerdekaan Indonesia.

“Saat Soekarno dan Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, para penduduk Depok yang bekerja di Jakarta pulang cepat dan mereka berkumpul untuk menyikapinya. Namun sampai beberapa saat mereka tampak tidak sepenuh hati menerima kemerdekaan Indonesia” ujar Wenri.

“Sambil setengah bercanda mereka berkata kalo gabung dengan Indonesia khawatir akan disunat” ujar Wenri.

Lalu para tokoh pergerakan yang berkumpul di Bogor pun menyusun sebuah serangan yang dinamkan Gedoran. Di pimpin oleh Margonda mereka menyerang Depok pada bulan Oktober 1945.

Menggali Sejarah

Banyaknya fakta sejarah di Kota Depok yang mulai hilang membuat Forum Komunitas Hijau Kota Depok ingin kembali menyusur sejarah kota Depok agar warga Depok peduli dan tahu akan sejarah kotanya.

Dari kegiatan ini mereka berharap ada literur yang bisa dibaca banyak orang dan ujungnya akan tercipata museum kota Depok yang akan menceritakan secara lengkap dan utuh sejarah Depok.

Dicari dengan kata kunci:

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook25Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *