Mengurus Akta Lahir & Surat Pindah

Akta kelahiran merupakan salah satu surat penting yang wajib untuk dimiliki oleh anak yang baru lahir sebagi identitas. Pembuatan akta kelahiran sendiri akan sangat membutuhkan Kartu Keluarga atau KK, dan untuk pembuatan KK yang baru akan membutuhkan surat pindah, terutama apabila orangtua anak tidak berdomisili asli di daerah tersebut. Untuk mengurus surat pindah, beberapa dokumen yang perlu disiapkan adalah KTP asli dan fotokopinya, fotokopi KK serta pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak tujuh buah. Surat pengantar dari desa langsung dibawa ke kecamatan guna dilegalisir terlebih dahulu, lalu dibawa ke Kantor Capil Kabupaten. Jika keseluruhan proses dimulai pada pagi hari, maka akan selesai pada hari itu juga. Sementara untuk membuat akta kelahiran, dokumen yang dibutuhkan tentu berbeda.

Mengurus Akta Lahir & Surat Pindah

Mengurus Akta Lahir & Surat Pindah

  1. Pertama urus surat pengantar RT terlebih dahulu dengan bermodal Kartu Keluarga, KTP orangtua, surat nikah dan surat keterangan kelahiran dari rumah sakit atau bidan yang membantu kelahiran. Semua dokumen ini harus asli. Namun tak perlu khawatir karena nanti semua dokumen akan dikembalikan kepada pemohon, lengkap dengan surat pengantar yang telah ditandatangani serta distempel oleh RT.
  2. Surat dari RT kemudian dibawa ke RW untuk dilegalisir, yaitu diberi stempel serta tanda tangan RW.
  3. Setelah selesai mengurus surat pengantar RT dan RW, bawalah semua berkas tersebut dengan fotokopi KTP ke kelurahan. Semua dokumen juga harus dirangkap tiga dan fotokopi akta nikah harus dilegalisir. Isilah formulir permohonan akta kelahiran lalu berikan pada petugas di kelurahan.
  4. Setelah surat selesai, mintalah tanda tangan serta stempel lurah, lalu kembalilah ke petugas pertama di mana berkas-berkas rangkap tiga tersebut akan diatur menjadi tiga bagian, satu untuk Dispenduk, satu untuk arsip di kelurahan dan satu lagi untuk orangtua.
  5. Semua persyaratan sudah harus dilengkapi saat datang ke Dukcapil. Jika ternyata ada dokumen yang belum lengkap maka tidak akan diberi formulir isian. Formulir ini harus disertai materai enam ribu rupiah.

 

Pada beberapa kasus, ada kemungkinan fotokopi ijazah juga diperlukan, terutama apabila akta kelahiran baru dibuat ketika anak telah dewasa dan tidak terdapat surat keterangan kelahiran. Jika akta nikah hilang atau tidak dimiliki karena memang pernikahan tidak dicatat di KUA (bagi pemeluk agama Islam) atau Catatan Sipil (bagi pemeluk agama selain Islam), maka akan mendapat surat pernyataan mengenai luar kawin dari Dukcapil. Akta umumnya sudah bisa diambil seminggu kemudian di Dukcapil dengan membawa fotokopi KTP serta wawancara singkat mengenai apakah benar anak yang dibuatkan akta itu anak kandung. Pembuatan akta kelahiran tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Proses pengurusannya pun mudah asal semua dokumen telah dilengkapi.

Dicari dengan kata kunci:

  • Surat pindah
  • contoh surat pindah akte
  • cara bikin surat pindah buat bayi
  • buat surat pindah anak baru lahir
  • urus akte jika pindah kk
  • cara mengurus surat pindah dan akte
  • cara pindah akte kelahiran
  • pindah akte kelahiran
  • cara pindah akta anak
  • cara pindah akta kelahiran
  • urus pindah kk akte kelahiran
  • cara ngurus akte lahir yang sudah ngurus surat pindah
  • cara pindah akt
  • cara ngurus akte lahir hilang sudah pindah domisili
  • cara membyat ajte kelahiran anak tanpa harus pindah domisili
  • cara buat surat pindah untuk membuat akta kelahiran
  • bagaimana cara mengurus akte kelahiran apabila pindah rumah
  • apakah bikin surat pindah domiaili mwmerlukan akte lahir
  • apabila pindah domisili apakah ganti akte kelahiran
  • ang harus dilengkapi untuk membuat akte kelahiran yang wajib
Temukan Saya

Arista Budiyono

Tukang Nulis dan Nonton at Infosuporter
Saat ini sepakbola Indonesia hanyalah permainan dan sedau gurau belaka
Temukan Saya

Comments

comments

One Response
  1. Iwan 11 months ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'