Mengapa Rasa Lapar Sering Muncul?

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
Mengapa Rasa Lapar Sering Muncul?

Mengapa Rasa Lapar Sering Muncul?

Apakah Anda merasa lebih cepat lapar dari orang-orang di sekitar? Padahal beberapa jam lalu baru saja melahap seporsi nasi goreng. Nafsu makan merupakan respons alami dari tubuh saat kehilangan energi selepas berolahraga. Selain itu peningkatan nafsu makan juga dialami oleh wanita yang mengalami menstruasi serta ibu hamil. Di saat tubuh merasa lelah akibat beraktivitas seharian, perut akan keroncongan. Namun bagaimana jika rasa lapar tidak disebabkan oleh beberapa hal di atas?

Meskipun rasa lapar merupakan hal yang wajar, tetapi mengetahui penyebab lainnya perlu dilakukan agar nafsu makan terkendali. Sebab, rasa lapar berlebihan menjadi tanda bahwa kita mengalami gangguan kesehatan fisik maupun mental. Simak beberapa penyebab meningkatnya nafsu makan secara tiba-tiba:

  1. Stres

Kita mungkin sering melihat adegan film yang menayangkan pemeran wanita akan tertarik pada cokelat ataupun es krim saat menangis. Adegan tersebut benar adanya jika tubuh mengalami stress. Kondisi ini akan menguras banyak energi dan menyebabkan rasa lapar datang tiba-tiba. Tidak hanya itu, stress akan mengurangi kadar serotonin kimia di otak. Berkurangnya zat ini membuat tubuh merasa lapar, meski bukan itu yang sebenarnya terjadi. Oleh karena itu, hindari stress dan berpikir berlebihan agar tidak cepat merasa lapar.

  1. Butuh asupan protein lebih banyak

Inilah pentingnya memasukkan protein di setiap menu makanan kita. Jika karbohidrat mampu mengenyangkan tubuh di saat itu juga, maka tidak demikian dengan protein. Protein mampu menekan nafsu makan dan memberi perasaan kenyang. Makanan berprotein harus ada di piring makan untuk menghindarkan rasa lapar.

Setidaknya, biasakan mengonsumsi protein setiap hari. Beberapa contoh protein yang bisa dikonsumsi adalah biji-bijian, telur dan yoghurt. Bagi wanita, konsumsi 19 sampai 70 gram protein setiap hari. Sementara bagi pria, konsumsilah 56 gram protein per hari.

  1. Kurang tidur

Waktu tidur yang singkat tidak hanya berpengaruh pada rasa lemas pada tubuh, tetapi juga meningkatkan nafsu makan. Di saat tubuh kekurangan tidur, hormon ghrelin akan naik dengan sendirinya. Hormon inilah yang merangsang rasa lapar dan menurunkan rasa kenyang. Idealnya, setiap orang dewasa harus tidur selama 7 sampai 8 jam setiap malam.

  1. Dehidrasi

Kondisi ini mampu menipu tubuh untuk makan. Padahal tubuh sebenarnya membutuhkan asupan cairan. Dehidrasi akan membuat bagian otak pengatur rasa haus dan makan untuk menentukan respons. Oleh karenanya, jaga cairan tubuh dengan meminum air putih secara seimbang.

  1. Konsumsi alkohol berlebihan

Alkohol menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi. Keadaan ini sebenarnya menipu tubuh untuk merasa lapar. Padahal sebenarnya tubuh sedang membutuhkan asupan air. Ketika seseorang meminum alkohol, ia akan mengonsumsi makanan berkalori tinggi lebih banyak daripada mereka yang tidak minum alkohol. Inilah pentingnya mengurangi konsumsi alkohol demi terjaganya kesehatan.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *