Menag : Dzikir Nasional Menolak Bala

Menteri agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut positif kegiatan dzikir nasional yang diselenggarakan di Masjid At-Tin, Jakarta Timur pada Kamis, (31/12).

Dalam sambutannya Menag mengatakan inti dari dzikir adalah mengingat Allah yang akan memberikan konsekuensi pada diri untuk selalu beribadah kepada Allah swt.

Berikut lima keistimewaan dzikir nasional menurut Menag Lukman Hakim Saifuddin :

1. Dzikir puncak dari ibadah yang berujung kita mengingat lalu mengejawantah pada semua perilaku kita sehari-hari Dzikir nasional upaya kita mengingat Allah swt yg ujungnya kita sadar dituntut melaksanakan perintah-Nya dan menjauhkan larangan-Nya

2. Dzikir nasional istimewa karena bagaimanapun Juga selain mengingat kepada Allah, majelis dzikir adalah majelis ilmu. Kita akan mendengar tausiyah dari ulama-ulama kita.

3. Dzikir mengimbangi dari berbagai aktivitas keseharian kita. Sebagai manusia kita harus sejenak mengingat Allah swt, yang dengannya kita meredakan diri kita. Kita berhenti sejenak kita melakukan refleksi atas masa lalu kita.

4. Dzikir sarana menolak bala. Jika suatu kota atau negara sudah melakukan maksiat maka Allah swt akan menurunkan bala. Tapi bala itu akan tertolak dengan keadaan mereka yang berdzikir.

5. Mudah-mudahan dzikir nasional ini aka membawa perubahan positif bagi bangsa Indonesia

Temukan Saya

Arista Budiyono

Tukang Nulis dan Nonton at Infosuporter
Saat ini sepakbola Indonesia hanyalah permainan dan sedau gurau belaka
Temukan Saya

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'