Membahayakan Lingkungan, Pemerintah Akan Batasi Penggunaan Kantong Plastik

Sampah plastik masih menjadi masalah besar bagi lingkungan meski itu kantong plastik yang diklaim ramah lingkungan pun tidak akan terurai habis. Untuk itu pemerintah berencana mengurangi penggunaan sampah plastik di toko ritel.

Saat ini Kementerian Lingkungan Hidup bersama Perkumpulan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Kementerian Perdagangan tengah membahas regulasi untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di toko ritel.

Ujang Solihin Sidik, Kepala Subdirektorat Barang dan Kemasan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya, Kementerian Lingkungan Hidup, mengatakan nantinya konsumen akan dikenakan biaya untuk setiap penggunaan kantong plastik.

Saat ini pembatasan penggunaan kantong plastik telah dilaksanakan disejumlah negara seperti Banglades, Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Tiongkok, Malaysia dan sebagian Australia.

Sebelumnya jaringan Circle K dan Carefour pernah memberlakukan pengenaan biaya bagi kantong plastik kepada konsumennya. Namun, kebijakan ini tidak berlanjut karena sebagian besar konsumen beralih toko.

Makanya kebijakan baru ini diharapkan menjadi kewajiban bagi seluruh toko ritel. Selain itu toko ritel diharap aktif memberikan edukasi kepada konsumen akan bahaya dari penggunaan kantong plastik.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'