Masyarakat Dunia Rayakan Keberhasilan Leicester

Pukul 08:18 waktu Selandia Baru, Hayley Stirling menerima sms yang mengabarkan Chelsea baru saja mencetak gol untuk memperkecil keunggulan 2-1 atas Tottenham Hotspurs. Hayley yang pendukung Leicester harap-harap cemas. Karena jika Spurs berhasil menang Leicester harus menunggu dua pertandingan terakhir untuk memastikan gelar juara Liga Inggris.

Tidak ada jaringan internet di tempat Hayley tinggal. Ia hanya mengandalkan pesan singkat untuk menerima kabar dari belahan lain dunia.

Tepat pukul 8:43 teks lain datang: “2-2 !!! 7 menit lagi untuk juara!!” Tidak lama kemudian pesan singkat yang ditunggu-tunggu datang yang mengabarkan Leicester resmi menjadi juara Liga Inggris.

“Oh my god!!!!!!!! Waaaaahhhhhoooooooo!!!! Foxes foxes foxes foxes!!!! Ranieri for president!” balasnya.

Stirling tinggal di kota Dunedin tidak jauh dengan New Zealand yang berada tepat di sebelah Leicester jika anda membuat terowongan menembus bumi.

“Saya pikir ini akan membuat siapapun senang. Kita semua ingin mereka yang dianggap underdog memiliki kesempatan untuk sukses dalam olahraga dan kehidupan” ujar Stirling.

Di Jepang, stasiun televisi NHK memuji Shinji Okazaki, pemain Leicester asal Jepang, dengan penuh kebanggaan, “Dia bekerja tanpa lelah di depan gawang” bunyi sebuah berita NHK sebagaimana dilaporkan oleh theguardian.com.

Di kampung halaman Okazaki, Takaruzuka, warga berbicara tentang kebanggan mereka. “Saya sangat bangga Okazaki bermain untuk tim ini” tulis salah seorang warga.

“Takarazuka kebanggaan kami! Dimanapun Okazaki bermain, dia menang.”

Keberhasilan Leicester juga dirayakan di Thailand yang merupakan negara sang pemilik klub Vichai Srivaddhanaprabha.

Halaman page Facebook Thai Facebook Leicester City yang memiliki hampir 600.000 anggota, berbagi foto diri memegang kain yang telah diberkati para biksu Budha.

Dukungan juga datang dari wilayah Selatan Asia, “Saya menangis begitu membaca berita Leicester memenangi Liga Inggris” ujar seorang fans di Dhaka, Bangladesh.

Sementara itu John Perry di Nikaragua berkata, “Saya mendukung Leicester City lebih dari 30 tahun. Ini fantastis melihat tim yang hampir terlempar dari persaingan menjadi juara Liga Inggris. Ini musim yang fantastis. Tim yang hebat, manajer yang hebat dan kota yang hebat!” ujarnya. (guardian)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'