KTT G20 Bahas Soal Serangan Paris, Amerika Berjanji Akan Buru Pelaku Teror

Di bawah bayang-bayang serangan Paris, krisis pengingsi mendominasi pertemuan di Konferensi Tingkat Tinggi (G20) di Turki. Para pemimpin 20 negara yang tergabung dalam G20 setuju mengenai krisis global dalam agenda mereka, dan semua negara harus berkontribusi serta merespon krisis ini serta berbagi beban yang terkait dengannya. Tidak hanya itu saja, pada pertemuan ini Presiden Amerika Serikat, Barack Obama juga menegaskan akan memburu para pelaku aksi teror di Paris.

Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi krisis global adalah termasuk untuk menyediakan pemukiman untuk para pengungsi, bentuk lain dari pengakuan kemanusiaan, bantuan kemanusiaan dan upaya untuk memastikan abhwa pengungsi dapat mengakses layanan, pendidikan dan mata pencaharian.

Sementara itu di sela-sela peretemuan G20 , Obama mengatakan bahwa negaranya akan bereaksi terhadap serangan di Paris. Pada kesempatan tersebut Presidan Amerika Serikat mengatakan:”Amerika akan membantu memburu para pelaku kejahatan ini dan membawa mereka ke pengadilan,” katanya, seperti dilansir dari ibtimes.

Pernyataan Obama bisa diartikan bahwa mereka akan menambah pasukan mereka di Suriah dan Irak. Terlebih ISIS telah mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab atas serangkaian serangan di beberapa titik di ibukota Perancis, Paris.

Pada pertemuan G20, Presiden Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin juga berbicara mengenai perang Suriah dan serangan Paris, namun Svetlana Lukas, wakil pribadi Kremlin untuk G20 tidak mengungkapkan rincian mengenai pertemuan tersebut. Namun di akun Twitter pribadinya, dia menyertakan foto dua presiden tampak duduk di satu meja dan tampak berbincang-bincang. Namun diyakini bahwa dua pemimpin negara-negara besar tersebut setuju perlunya gencatan senjata dan transisi politik di Suriah.

Meski pertemuan G20 biasanya berfokus untuk membahas isu-isu ekonomi, namun presiden tuan rumah Turki, Recep Tayip Erdogan mendesak para pemimpin dunia untuk memproriotaskan perang melawan ISIS.

“Kami dihadapkan dengan aktivitas terorisme kolektif di seluruh dunia. seperti yang Anda tahu, terorisme tidak mengakui agama, ras atau apapun, atau negara manapun,” ungkapnya.erdogan juga akan mengadakan pertemuan empat mata dengan Obama pada pertemuan itu, dan diyakini juga membahas mengenai aksi ISIS.

Sementara itu Presiden Perancis, Francois Hollande tidak menghadiri KTT, karena dia fokus berada di Paris setelah serangan beradarah yang menewaskan 129 orang dan lebih dari 350 mengalami luka-luka. Namun Menteri Luar Negeri Laurent Fabius mewakili Perancis dalam pertemuan ini.

 

Sumber: ibtimes.co.uk

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'