Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Jantung

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Julukan silent killer memang pantas diberikan pada penyakit jantung. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia menyatakan dari 41.590 kematian di Indonesia, 21,1% disebabkan stroke dan 19,1% disebabkan penyakit jantung dan koroner. Dulu sekali, sebelum dunia teralihkan oleh makanan instan, kematian mendadak pada seseorang berusia di bawah 35 tahun adalah akibat adanya cacat jantung tersembunyi atau kelainan jantung yang tidak terdeteksi. Namun sekarang banyak kasus ditemukan kaum muda mengalami kematian mendadak akibat serangan jantung, padahal mereka tidak memiliki riwayat penyakitnya. Apa penyebabnya?

Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Jantung

Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Jantung

Faktor yang membuat kaum muda mengalami serangan jantung sangat bervariasi. Umumnya, irama jantung yang abnormal atau dikenal dengan fibrilasi ventrikel menjadi penyebab utamanya. Berikut beberapa hal yang menyebabkan penyakit jantung pada mereka yang berusia muda:

  1. Sindrom Long QT

Gangguan irama jantung ini diwariskan secara turun temurun. Sindrom Long QT membuat detak jantung kacau dan irama jantung menjadi cepat. Penderitanya bisa mengalami pingsan dan sangat mengancam jiwa.

Irama jantung yang abnormal ini merupakan penyebab kematian mendadak yang kerap menyerang kaum muda. Selain itu, ada beberapa hal penyebab lainnya yaitu:

  • Adanya perbedaan struktur Jantung
  • Sindrom Brugada / kelainan sistem listrik jantung
  • Radang otot jantung akibat virus
  • Commotio cordis: pukulan tumpul pada dada ketika berolahraga. Pukulan ini sangat membahayakan saat menyerang di waktu yang salah saat siklus listrik jantung berjalan.
  1. Kardiomiopati hipertrofik (HCM)

Merupakan penyakit di mana otot jantung (miokardium) menebal tidak normal yang mengakibatkan jantung sulit memompa darah. HCM merupakan penyebab kematian mendadak yang biasa menyerang atlet. Bahayanya, HCM ini sering tidak terdeteksi sejak dini oleh penderitanya. Sehingga mereka baru mengetahui saat keadaan penyakit memasuki fase yang cukup parah.

  1. Kelainan arteri koroner

Kelainan ini biasanya merupakan bawaan gen dimana seseorang bisa berpotensi punya penyakit jantung. Ada seseorang lahir dengan kondisi arteri jantung tidak normal. Kondisi ini menyebabkan arteri bisa tertekan saat melakukan olahraga. Akibatnya aliran darah menuju jantung menjadi tidak lancar.

Sebenarnya penyakit jantung tidak selalu mendadak tanpa gejala di awal. Untuk itu, mulai sekarang, perhatikan tubuh Anda dan amati gejala awal dari serangan jantung di bawah ini:

  1. Nyeri di bagian dada atau sesak napas

Berhati-hatilah jika Anda kerap merasakan nyeri di bagian dada. Periksakan diri ke dokter untuk mengetahui keadaan diri lebih lanjut.

  1. Pingsan secara tiba-tiba

Pingsan di saat beraktivitas seperti biasa dan terjadi tiba-tiba merupakan tanda bahwa jantung Anda mengalami masalah.

  1. Riwayat keluarga

Beberapa faktor penyebab penyakit jantung adalah warisan keluarga. Jika Anda memiliki riwayat ini dalam keluarga, ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *