John German, Pria Yang Menemukan Skandal Emisi Volkswagen

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Nama John German bisa jadi akan selalu diingat oleh direksi perusahaan otomotif asal Jerman Volkswagen. Berkat penelitian yang dilakukan pria asal Michigan inilah terungkap Volkswagen menggunakan piranti lunak untuk menekan kadar emisi yang dihasilkan dari pembakaran mobil tersebut.

“Saya haya seorang insinyur biasa asal Michigan” ujarnya saat berbicara di BBC Radio 5 dalam acara Wake Up To Money. Ia mengaku sudah memberikan informasi ini kepada direksi VW pada bulan Mei 2014 namun perusahaan tersebut tetap tidak mau memperbaiki kesalahan yang ditemukan oleh German dan timnya.

JG

German merupakan ketua dari International Council on Clean Transportation (ICCT), organisasi non-profit yang bertujuan memeriksa emisi yang dibuang oleh kendaraan bermotor.

“Awalnya kami tergerak setelah melihat data tingginya emisi NOx yang berasal dari kendaraan berjenis diesel di Eropa” ujarnya menjelaskan awal kali penelitian dilakukan.

“Lalu kami punya ide untuk melihat data di Amerika yang rendah dan berkata, ‘Hei lihat, mereka di Amerika bisa bersih, mengapa Anda tidak dapat melakukannya di Eropa?’

Lalu ia dan tim memeriksa tiga kendaraan VW Passat dan Jetta, dan BMW X5.

“Awalnya kami menyangka peralatan kami rusak saat menemukan hasil VW Passat memiliki emisi lima sampai 20 kali standar. Sementara itu Jetta lebih buruk yakni 15-35 kali standar” ujarnya.

Lalu, “Ok, bukan peralatan kami yang rusak!” saat catatan mereka sampai di X5 yang mereka emisi sangat rendah.

Meski telah memiliki penilaian yang jelas mereka tidak lantas menyimpulkan penemuan tersebut, sebaliknya mereka memberikan temuan kepada California Air Resources Board (CARB) dan Environmental Protection Agency (EPA) untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Hingga akhirnya VW mengakui bahwa ada ‘kesalahan’ dalam sistem mereka.

John German pun menolak memberikan komentar saat ditanya apa yang harus dilakukan pada VW atas pelanggarannya tersebut, “Aku hanya seorang insinyur sederhana dari Michigan – saya tidak masuk ke itu,” katanya.

Meski ia punya kesimpulan yang tegas, “Ini adalah apa yang saya temukan dan VW sebenarnya punya waktu untuk melakukan perbaikan namun mereka mencoba untuk tetap menyembunyikan fakta”

Kini, ia memiliki pertanyaan yang harus dijawab jujur, “Kami tidak memiliki data tau informasi produsse lain melakukan seperti VW. Namun ini harus benar-benar diselidiki” ujarnya.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
About Syakib 252 Articles
Suka nulis dan suka baca tapi gak suka ngedit jadi suka typo dan gak sesuai EYD tulisannya...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*