Jika Terpilih Jadi Presiden, Donald Trump Larang Umat Islam Masuk Amerika Serikat

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Donald Trump kembali menebar kontroversi terhadap umat Islam. Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik ini menyatakan akan melarang umat muslim masuk ke Amerika Serikat jika ia terpilih menjadi presiden.

Pernyataan tersebut dikeluarkan dalam rilis kampanye Senin (7/12) dan ditegaskan langsung saat ia berkampanye di Carolina Selatan. Ia mengatakan bahwa tidak punya pilihan lain dan berujar radikal Islam ingin membunuh warga AS.

Pernyataan Trump langsung menimbulkan reaksi di media sosial. Protes dan kritikan dilancarkan lewat tagar #rasisme, #fasisme dan #fanatik.

Presiden AS Barack Obama lewat pernyataan yang dikeluarkan melalui pejabat tinggi di Kementerian Luar Negeri, Ben Rhodes, mengatakan apa yang dikatakan oleh Trump bertentangan dengan nilai-nilai Amerika.

“Kami memiliki UU Hak Asasi yang menghargai sekaligus menghormati kebebasan beragama” ujar Rhodes.

Kritikan juga datang dari Jeb Bush, pesaing Trump di Partai Republik, yang mengatakan “Ia tidak waras dan kebijakannya sangat tidak serius.”

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *