Indonesia Butuh Waktu 3 Tahun Atasi Bencana Asap

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Dalam tiga tahun Indonesia akan mampu menyelesaikan masalah pembakaran hutan yan menyebabkan bencana asap di sejumlah Provinsi di Sumatera dan Kalimantan. Hal tersebut dijanjikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo dalam wawancara dengan BBC, Rabu (30/9).

Jokowi menilai bencana asap ini bukanlah perkara yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Ia juga mengatakan saat ini telah mengerahkan 3.700 tentara, 8.000 polisi serta empat pesawat untuk memadamkan api yang asapnya juga sampai ke Singapura dan Malaysia.

Untuk mengatasi asap akibat pembakaran lahan tersebut Jokowi menyebutkan pemerintah mulai membangun selat kanal yang dimulai di Kalimantan Tengah untuk membasahi lahan gambut agar tidak mudah terbakar.

Kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap ini terjadi akibat aktivitas pembakaran hutan dan gambut secara ilegal di wilayah Sumatera dan Kalimantan untuk selanjutnya ditanam kembali dengan kelapa sawit yang dinilai lebih menguntungkan.

Tidak hanya di wilayah Sumatera dan Kalimantan asap dari pembakaran hutan juga sampai ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Kedua negara tersebut telah meminta Indonesia bertanggung jawab dan bergerak cepat untuk mengatasi bencana asap ini.

Kepala Kepolisian Jenderal Badrodin Haiti, sebagaimana dikutip dari tempo.com mengatakan aktivitas pembakaran hutan sebagian besar dilakukan oleh korporasi. Setidaknya ada tujuh korporasi yakni PT RPP, yang berlokasi di Sumatera Selatan, dengan tersangka P, PT RPS (Sumatera Selatan) dengan tersangka S, PT LIH (Riau) dengan tersangka S, PT BMH (Sumatera Selatan) dengan tersangka JLT, PT GAP (Kalimantan Tengah) dengan tersangka S, PT MBA (Kalimantan Tengah) dengan tersangka GRN, dan PT ASP (Kalimantan Tengah) dengan tersangka WD.

“Hukuman maksimal penjara 10 tahun dan denda Rp 10 miliar,” ucap Badrodin.

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
About Syakib 252 Articles
Suka nulis dan suka baca tapi gak suka ngedit jadi suka typo dan gak sesuai EYD tulisannya...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*