Guus Hiddink Ungkap Percakapan Emosional Dengan Ranieri Setelah Leicester Memastikan Gelar Juara Liga Inggris

Pelatih Leicester City Claudio Ranieri mengucapkan terima kasih kepada Guus Hiddink dan Chelsea setelah mereka berhasil menahan Tottenham Hotspurs dan memastikan Leicester menjadi juara Liga Inggris musim 2015/2016.

Ranieri langsung menlepon Hiddink setelah kembali dari Italia setelah menghabiskan waktu bersama ibunya yang berusia 96 tahun. Ranieri lebih memilih makan siang bersama sang ibu ketimbang menyaksikan laga Chelsea vs Tottenham yang menjadi pertandingan penentu timnya menjadi juara Liga Inggris.

“Tidak lama setelah peluit akhir, saya mendapat telepon dari Ranieri. Dia mengucapkan terima kasih terutama atas apa yang kami lakukan pada babak kedua dan saya mengucapkan selamat kepadanya karena telah juara. Mereka layak mendapatkannya” ujar Hiddink.

“Saya tidak melihat air mata menetes karena ini bukan panggilan Facetime tapi saya merasakan getaran dalam suaranya. Dia mengatakan terima kasih sebanyak lima kali dan emosinya menaik” tambah Hiddink.

Chelsea sempat tertinggal dua gol oleh Tottenham Hotspurs yang membuat tim asuhan Mauricio Pochettino tersebut memiliki kans untuk meraih gelar juara juga. Namun dua gol dari Cahill dan Eden Hazard memupus harapan Spurs meraih juara Liga Inggris.

“Kami merasa kehilangan namun disaat yang sama saya bangga dengan pemain saya. Musim ini sangat fantastik dan kami akan tetap bertarung untuk posisi kedua” ujar Pochettino.

“Saya juga mengucapkan selamat pada Leicester, Ranieri dan para pemain dan staff mereka juga pada fans mereka. Mereka melewati musing yang sangat baik” tambahnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'