Diduga Membuat Bom, Ahmad Mendapat Undangan Obama ke Gedung Putih

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook
Facebook
18Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
0Share on LinkedIn
Linkedin

Ahmed Mohamed (14) seorang pelajar muslim di Texas belum lama ini membuat heboh pengguna twitter Amerika Serikat. Hal ini disebabkan jam buatan Ahmed yang merupakan bagian tugas sekolah diduga sebuah bom oleh gurunya. Ahmed dilaporkan ke polisi dan ditahan.

Lewat tagar #IStandWithAhmed para pengguna twitter melawan diskriminasi ini. Diduga status sebagai seorang muslim dan berkulit hitam menjadi landasan sang guru melaporkan Ahmad ke polisi.

“Dia memiliki jiwa yang baik dan ingin menemukan hal-hal yang baik bagi umat manusia” ujar sang ayah. “Tapi karena namanya Mohamed dan trauma 11 September maka ia mendapat perlakukan seperti ini.

Salah satu tweet di tagar #IStandWithAhmed menulis jika pelajar kulit putih yang berada dalam posisi Ahmad maka situasinya akan berbeda. Banyak tweet yang mendukung siswa seperti Ahmed untuk menunjukkan kualitas mereka dalam dunia science meski ancaman Islamophobia dan Rasisme akan mengancam mereka.

Ahmed pun terinspirasi membuat akun twitter dengan nama @IstandWithAhmed. Lewat akun tersebut Ahmad menulis, “Terima kasih untuk dukungannya” lalu ia melanjutkan “Saya sungguh-sungguh tidak berpikir masyarakat memiliki kepedulian yang besar pada seorang remaja muslim”

Kasus Ahmad ini pun sampai ke Gedung Putih. Lewat akun pribadinya @Potus Presiden Barack Obama menulis, “Jam yang bagus, Ahmed. Mau kah kau membawanya ke Gedung Putih? Kami sangat terinspirasi dengan anak sepertimu. Ini akan membuat Amerika semakin hebat”

Ajakan serupa juga datang dari pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Ia juga ingin ketemu Ahmed dan mengundangnya bertemu di kantor Facebook.

Obama Tweet soal istandwithahmed

Mark Zuckerberg tentang #IStandWithAhmed

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook
Facebook
18Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
0Share on LinkedIn
Linkedin