Cotton Bud bukan alat Pembersih Telinga

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
Cotton Bud bukan alat Pembersih Telinga

Cotton Bud bukan alat Pembersih Telinga

Terkadang bagian dalam telinga kita terasa sedikit gatal dan saat itu terjadi biasanya banyak orang akan mencari cotton bud dan mengorek – ngorek telinganya dengan memakain cotton bud tersebut. Padahal penggunaan cotton bud tidak benar – benar bisa membersihkan telinga, justru dengan itu kita malah mendorong kotoran yang ada menjadi makin masuk ke bagian saluran telinga.

Telinga merupakan salah sat organ yang paling vital dan juga salah satu dari panca indera yang dimiliki oleh manusia. Akan tetapi organ tersebut sedikit punya masalah pada perawatannya. Tak mudah untuk bisa merawat telinga khususnya bagian dalam saluran telinga. Membersihkan bagian dalam telinga yang juga tak lepas dari kotorannya tidak semudah seperti kita membersihkan telinga bagian luarnya yang cukup kita usap dengan tangan atau tisu halus.

Jika kita tidak bisa benar – benar berhati – hati membersihkannya, kotoran telinga bukannya keluar dari lubang telinga tapi justru semakin menumpuk di dalamnya. Kotoran tersebut sebenarnya biasanya hanya gumpalan yang lembek dan lunak yang berasal dari kelenjar yang ada di dalam telinga. Produksi minya ini juga merupakan proses alami yang berguan bagi telinga kita sendiri yaitu untuk melindungi telinga kita akar tidak kering dan mencegah kotoran dari luar agar tidak masuk ke dalam bagian telinga.

Gumpalan lembek yang dihasilkan kelenjar dalam telinga ini berfungsi mencegah dan menangkap debu atau kotoran lainya termasuk air agar tidak benar – benar masuk lebih dalam ke telinga. Maka dari itu, pada dasarnya gumpalan tersebut bukanlah kotoran dan juga tidak akan mengganggu pendengaran kita kalau jumlahnya tidak berlebih.

Oleh karena itulah, stop pemakainan cotton bud atau bahkan bahan yang lebih berbahaya lain sepert lidi atai jepit rambut untuk berusaha membersihkan telinga. Penggunaan alat – alat tersebut jusru akan berisiko merusak bagian dalam telinga atau bahkan berpotensi merobek gendang telinga dan bisa mengakibatkan tuli.

Lalu, bagaiman sebenarnya cara terbaik yang bisa kita lakukan guna membuat telinga kita bersih dan tetap sehat? Berikut beberap tipsnya;

  • Belilah obat tetes khusus telinga yang memang sudah banyak tersedia dan dijual di berbagi toko dan apotek. Dengan obat ini, gumpalan yang ada di dalam telinga bisa menjadi lebih lunak sehingga bisa dengan lebih mudah dibersihkan dan dikeluarkan.
  • Kalau tidak menemukan obat telinga, kita bisa cari alternatif lain menggunakan baby oil dan diaplikasikan ke telinga sama seperti mengaplikaskan obat telinga.
  • Setelah ditetesi obat atau baby oil, cobalah untuk mengeluarkan kotorannya dengan cara memiringkan kepala. Hal ini dilakukan setelah paling tidak 2 hari pasca ditetesi obat / baby oil. Bila masih sedikit sulit keluar kotorannya bisa ditambahkan atau teteskan air hangat ke telinga lalu coba lagi untuk mengeluarkan kotorannya dengan cara memiringkan kepala.

Jika merasa telinga sudah ada masalh yang lebih serius seperti terganggunya pendengaran atau masalah lain sebaiknya segeralah bertemu dengan dokter spesialis untuk lebih memastikan keadaan telinga kita.

Dicari dengan kata kunci:

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *