Cara Mengurus Surat Nikah & Surat Numpang Nikah

Salah satu hal yang harus disiapkan menjelang pernikahan dan tak kalah pentingnya adalah surat nikah serta surat numpang nikah. Di tengah berbagai persiapan lain seperti busana, catering hingga dekorasi, surat nikah tak boleh terlewatkan untuk diurus. Surat ini merupakan tanda serta bukti resmi bahwa seseorang telah resmi menikah dan secara sah dicatat negara. Proses pengurusannya memang agak rumit, namun mengingat pentingnya fungsi dari surat ini maka harus dicermati dengan baik tiap tahap pengurusannya.

Cara Mengurus Surat Nikah & Surat Numpang Nikah

Cara Mengurus Surat Nikah & Surat Numpang Nikah

Cara Mengurus Surat Nikah & Surat Numpang Nikah

  1. Pertama adalah tentukan terlebih dulu di mana tempat akan menikah. Ini penting karena akan sangat mempengaruhi pengurusan surat nikahnya. Jika akad dilangsungkan di domisili calon mempelai wanita maka calon prianya harus membuat surat numpang nikah. Jika akad digelar bukan di domisili calon mempelai wanita maupun pria, maka dua-duanya wajib membuat surat numpang nikah.
  2. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain adalah fotokopi KTP, kartu keluarga, pas foto calon pengantin pria dan wanita, surat talak atau akta cerai bagi yang statusnya janda atau duda serta surat dispensasi yang berasal dari Pengadilan Agama jika calon pengantin pria berusia di bawah 19 tahun atau pengantin perempuan berusia di bawan 16 tahun. Anggota TNI atau Polri memerlukan Izin Kawin dari Komandan. Siapkan pula materai sebanyak 6 lembar.
  3. Proses pengurusannya diawali dari RT serta RW setempat guna mengurus surat pengantar.
  4. Setelah surat pengantar selesai, saatnya mengurus surat N1, N2 dan N4 di kelurahan masing-masing. Ketiga surat lalu dibawa menuju KUA guna kepengurusan surat rekomendasi nikah.
  5. Jika harus membuat surat numpang nikah, bawa surat rekomendasi KUA menuju KUA kecamatan di mana akan menikah. Di sana akan dilakukan pendaftaran pernikahan, diinformasikan mengenai ketersediaan penguhulu serta pembekalan mengenai pernikahan.
  6. Setelah bertemu penghulu, mintalah nomor telepon serta alamat rumah untuk mempermudah penjemputan di hari H apabila diperlukan.
  7. Biaya yang diperlukan untuk mengurus surat nikah ini mencapai dua ratus ribu rupiah. Sementara untuk penghulunya sendiri berkisar dari dua ratus ribu sampai dengan satu setengah juta rupiah.

 

Waktu yang tepat untuk mengurus surat nikah ini adalah selambat-lambatnya sepuluh hari sebelum akad nikah. Jika acara pernikahan telah disiapkan jauh-jauh hari sebelumnya, surat-surat ini sudah bisa diurus sejak satu hingga dua bulan sebelum akad. Hal ini penting supaya bisa memperoleh penghulu yang bisa sesuai jam dilangsungkannya akad nikah. Terutama apabila menikah di waktu yang ramai, bisa saja jadwal penghulu sudah padat terisi. Aturan dalam mengurus surat nikah ini bisa sedikit berbeda di beberapa daerah. Beberapa KUA mungkin akan turut mensyaratkan ijazah terakhir untuk keperluan surat nikah. Setelah semua proses pengurusan surat selesai, simpan dengan rapi dokumnetasi tersebut.

 

Dicari dengan kata kunci:

  • syarat numpang nikah
  • surat numpang nikah
  • cara mengurus surat numpang nikah
  • surat numpang nikah untuk wanita
  • surat numpang nikah pria
  • syarat numpang nikah 2016
  • syarat mengurus surat numpang nikah
  • contoh surat numpang nikah
  • surat numpang nikah 2016
  • persyaratan numpang nikah
  • surat numpang nikah untuk duda
  • mengurus surat numpang nikah
  • syarat numpang nikah beda provinsi
  • persyaratan nikah di kua 2016
  • persyaratan numpang nikah 2016
  • cara mengurus surat pindah nikah
  • persyaratan nikah beda provinsi
  • surat pindah nikah
  • syarat pindah nikah
  • cara membuat surat numpang nikah
Temukan Saya

Arista Budiyono

Tukang Nulis dan Nonton at Infosuporter
Saat ini sepakbola Indonesia hanyalah permainan dan sedau gurau belaka
Temukan Saya

Comments

comments

One Response
  1. rizal 10 months ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'