BPKB dan STNK Hilang, Ini Cara Mengurusnya!

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook4Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Surat-surat kendaraan bermotor seperti BPKB serta STNK bisa saja sewaktu-waktu hilang, bisa karena dompet yang kecurian, bencana seperti kebakaran, hingga sebab-sebab lainnya. Rasa panik dan kebingungan akan melanda, terutama karena tanpa kedua surat tersebut, kendaraan bisa ditilang jika tetap digunakan di jalan raya. Selain resiko ditilang, surat-surat berharga juga akan dibutuhkan untuk berbagai keperluan lain yang tak kalah penting. Mengurus kehilangan BPKB dan STNK memang lumayan rumit, sehingga penting untuk mencermati setiap langkah yang diperlukan guna mempermudah prosesnya. Anda juga bisa meminta bantuan orang lain atau bertanya langsung kepada pihak yang berwajib tentang bagaimana tata cara mengurusnya.

BPKB dan STNK Hilang, Ini Cara Mengurusnya!

BPKB dan STNK Hilang, Ini Cara Mengurusnya!

Untuk kehilangan BPKB, dokumen yang perlu disiapkan untuk mengurusnya antara lain adalah formulir permohonan, surat keterangan hilang yang didapat dari Kepolisian dan Berita Acara Pemeriksaan atau BAP, KTP, surat pernyataan kehilangan BPKB dengan materai dan tanda tangan pemilik, bukti penyiaran media cetak sebanyak dua kali tiap bulannya, surat keterangan pihak bank yang menyatakan bahwa BPKB tidak sedang menjadi jaminan atau agunan, STNK asli dan cek fisik dari kendaraan bermotor. Sementara untuk kehilangan STNK, berikut adalah tata cara mengurusnya.

 

  1. Siapkan KTP dari pemilik kendaraan, baik yang fotokopi maupun yang asli, fotokopi dari STNK yang hilang, surat keterangan kehilangan STNK dari Polres atau Polsek setempat, BPKB yang asli dan juga fotokopi.
  2. Terlebih dahulu lakukan cek fisik pada kendaraan bermotor, kemudian fotokopi hasil dari cek fisik tersebut.
  3. Isi formulir pendaftaran dan urus cek blokir. Yang termasuk dalam cek blokir ini adalah keterangan keaslian STNK, misalnya STNK tidak sedang diblokir atau sedang dalam pencarian. Lampirkan hasilnya pada cek fisik.
  4. Urus pembuatan STNK yang baru  pada loket BBN II. Lampirkan pula semua persyaratan yang dibutuhkan serta surat keterangan kehilangan STNK.
  5. Membayar pajak untuk kendaraan bermotor. Namun apabila pajak ini sudah dibayar maka tidak perlu dibayar lagi.
  6. Membayar biaya untuk membuat STNK baru.
  7. Setelah semuanya dilengkapi dan proses pembuatan STNK baru telah selesai, STNK bisa diambil bersama dengan SKPD.

 

Untuk mempermudah proses pengurusan surat-surat berharga yang hilang, baik STNK, BPKB, KTP, SIM dan lain-lain, ada baiknya bila Anda menggandakan semua surat-surat berharga tersebut dengan cara difotokopi. Tujuannya adalah jika surat ataupun dokumen aslinya hilang, maka masih ada salinan yang bisa digunakan sementara ataupun mempermudah proses penggantian dengan yang baru. Jika Anda tidak memiliki salinan dari surat-surat berharga ini, Anda bisa langsung datang ke tempat khusus penerbitan BPKB dan STNK karena data-data seputar kendaraan bermotor akan terekam di sana. Simpan baik-baik semua surat berharga tersebut, baik yang asli maupun salinannya.

Dicari dengan kata kunci:

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook4Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0
2 Comments
  1. Binda 9 months ago
    • fal 4 months ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *