BNPB : Ini Kebakaran Hutan Terburuk

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengakui kebakaran hutan kali ini adalah yang terburuk. Selain adanya aktivitas pembakaran untuk pembukaan lahan, angin El Nino juga menjadi penyebabnya.

Dikutip dari CNN Indonesia Willem mengatakan bila tahun lalu kebakaran hutan terbesar hanya terjadi di Riau, tahun ini kebakaran hutan juga melanda pulau Kalimantan yang melanda empat provinsi, Sumatera tiga provinsi, Sulawesi, Papua dan Nusa Tenggara Barat bahkan pulau Jawa.

Baca juga : Pemerintah Dinilai Lamban, Masyarakat Bergerak Bantu Korban Asap

Pulau Kalimantan dan Sumatra menjadi penyumbang titik api terbanyak. Sesuai data BNP ada 900 titik api lebih di Kalimantan Tengah dan 700 titik api di Sumatra Selatan.

Willem juga kaget dengan adanya titik api di hutan Papua, “Di Papua tak pernah terjadi kebakaran seperti ini. Penyebabnya masih kami investigasi,” ujar Willem.

Berharap Hujan

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan juga menyatakan hal serupa. Luhut mengaku kini pemerintah diuji untuk bagaimana mengatasi musibah ini.

Sementara untuk kebakaran yang terjadi di lahan gambut, Luhut mengatakan ini diakibatkan kesalahan kebijakan pemerintah selama sepuluh tahun terakhir. Meski ia tidak mau menyalahkan pemerintahan sebelumnya.

“Ini kesalahan kebijakan yang kita buat, membagikan tanah gambut menjadi perkebunan. Saya tidak ingin mencari kesalahan lalu, tapi jangan terulang lagi di masa yang akan datang,” ujar Luhut dikutip dari CNN Indonesia.

Luhut pun menyambung pemadaman api tidak akan selesai tanpa turun hujan. Pengeboman air dengan menggunakan pesawat menurutnya tidak akan memadamkan titip api yang jumlahnya sangat banyak.

Syakib

Syakib

Suka nulis dan suka baca tapi gak suka ngedit jadi suka typo dan gak sesuai EYD tulisannya...
Syakib

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'