Bintang Barcelona Akui Gelapkan Pajak Selama di Spanyol

Bek Barcelona Javier Mascherano mengakui bahwa ia tidak membayar pajak selama di Spanyol setelah pindah dari Liverpool.

Pemain asal Argentina mengaku di pengadilan Gava, dekat Barcelona pada Kamis (29/10) bahwa ia tidak membayar pajak dengan total hampir 1,5 juta euro atau setara 24,5 miliar rupiah untuk tahun 2011 dan 2012.

Mascherano, yang bermain untuk Barcelona sejak 2010, dituduh oleh kantor pajak Spanyol menyembunyikan pendapatan yang diperolehnya dari hak citra selama dua tahun dengan menggunakan dua perusahaanya yang berada di Portugal dan Amerika Serikat.

Sumber pengadilan mengatakan sang pemain telah membayar kembali jumlah utang pajaknya. Mascherano menghabiskan waktu kurang dari lima menit di pengadilan dan tidak diinterogasi oleh jaksa.


“Mascherano mengakui fakta-fakta dari dua tuduhan penipuan pajak, sehingga tidak perlu menginterogasinya,” kata bagian pers peradilan.

Bek Argentina tersebut bukan satu-satunya pemain Barcelona yang menjadi target oleh kantor pajak Spanyol. Lionel Messi dan ayahnya, Jorge Messi, kemungkinan akan diadili dalam kasus pajak. Mereka telah membantah melakukan kesalahan.

Sebuah pengadilan terpisah di Madrid sedang mendengarkan gugatan yang menuduh mantan presiden Barcelona Sandro Rosell telah menghindari pajak setelah menggelapkan dana untuk menyembunyikan biaya-biaya transfer yang dibayarkan untuk mendapatkan striker Brasil Neymar dari Santos pada tahun 2013.

Sedangkan Neymar, beberapa asetnya telah dibekukan di Brasil karena tuduhan penipuan pajak. Striker 23 tahun ini juga menjadi sasaran oleh pihak berwenang Spanyol terutama karena penyelewengan dalam transfernya ke Barcelona.

Kantor pajak Spanyol juga menyelidiki pajak gelandang Xabi Alonso untuk tahun 2010, ketika ia bermain untuk Real Madrid sebelum pindah ke Bayern Munich pada tahun 2014.

Aji Wibowo

Aji Wibowo

“Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.” - Pramoedya Ananta Toer
Aji Wibowo

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'