Berbekal Sekotak Donat dan Kopi Pasangan Muslim Amerika Melawan Islamophobia

Pasca serangan yang terjadi di Paris, Perancis belum lama ini yang menewaskan lebih dari 100 orang sikap anti islamophobia marak terjadi di beberapa negara.

Pada bulan Desember ini setidaknya sudah ada satu kasus pembakaran masjid di Amerika Serikat dan teror berupa meninggalkan kepala babi di depan pintu masjid di AS, Australia dan Inggris.

Melihat sikap berlebihan dari banyak orang pasangan suami istri, Mona Haydar dan Sebastian, berusaha untuk melawan sikap Islamophobia yang tengah terjadi di AS. Berbekal sekardus donat dan kopi keduanya mengajak masyarakat AS untuk berbicara tentang Islam dan mengetahui ajarannya lebih dalam.

haydar

 

 

 

 

 

 

 

 

Keduanya menggelar aksi di depan perpustkaan di Cambridge, Massachusetts. Untuk menarik perhatian pengguna jalan keduanya memasang standing banner bertuliskan “Talk to a Muslim,” “Free coffee and donuts,” “Free conversation” dan “Ask a Muslim.”

Haydar mengaku apa yang dilakukan bersama suaminya tersebut mendapat respons positif dari banyak orang. Kalimat, “terima kasih untuk melakukan hal ini” dan permintaan maaf atas ketakutan terhadap Islam yang berlebihan pun didapatkan dari banyak orang.

Sikap anti-muslim di AS memang tengah bangkit setelah Donald Trump mengeluarkan sejumlah wacana yang akan dilakukan terhadap komunitas muslim seperti pembuatan database dan menghalangi muslim masuk AS jika ia terpilih menjadi presiden dalam pemilihan mendatang.

Pernyata Donald Trump ini memang sudah dibantah oleh banyak pejabat tinggi AS sebagai gamabaran resmi warga AS. Bahkan Presiden Barrack Obama mengajak seluruh masyarakat AS untuk menolak wacana Trump ini.

Haydar mengatakan ide ini datang saat ia dan suaminya makan malam dan menyaksikan acara This American Life, dimana seorang pemuda Iraq menggelar aksi “Ask an Iraqi,” lalu Sebastian suka dan berkata, “mengapa kita tidak terpikir sebelumnya? Mengapa kita tidak berjalan keluar dan berbicara kepada orang-orang?”

Haydar mengatakan banyak orang berhenti untuk mengambil donat dan kopi tanpa melakukan percakapan, namun beberapa orang berhenti dan mendiskusikan bermacam latar belakang kepercayaan mereka.

Setelah aksi ini Haydar memposting status di laman Facebooknya yang telah mendapat belasan ribu like.

“Kami tidak berada di luar sana dalam jangka waktu yang panjang, tetapi ini sangat jelas: Tetap angkat tinggi kepala Anda, keluarga mulim yang saya sayangi” tulisnya dalam postingan tersebut. “Ada banyak orang yang cinta dengan Anda dan jadi ingatlah postingan ini ketika Anda dihadapkan dengan kefanatikan dan kebencian terhadap Anda atau iman Anda”

“Ingat bahwa Anda memiliki banyak pendukung juga.” (npr)

Syakib

Syakib

Suka nulis dan suka baca tapi gak suka ngedit jadi suka typo dan gak sesuai EYD tulisannya...
Syakib

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'