Begini Cara Hacker Remaja Meretas Akun Direktur CIA

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook8Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Skandal email yang melanda petinggi di Amerika Serikat terus bergulir. Setelah sebelumnya calon presiden dari parti Demokrat Hillary Clinton dikecam karena menggunakan email non-resmi untuk kegiatan dinas. Baru-baru ini seorang hacker remaja mengaku telah berhasil memasuki akun AOL milik Direktur CIA John Brennan.

Akun ini sebagaimana dilaporkan oleh New York Post berisi sejumlah file sensitif dan 47 halaman keamanan rahasia. Selain itu dalam email tersebut juga tersimpang nomor jaminan sosial dan informasi pribadi lebih dari selusin pejabat intelijen Amerika, serta surat perintah tentang penggunaan “teknik interogasi keras” pada tersangka terrorisme.

Uniknya hacker yang berhasil meretas akun direktur CIA ini adalah seorang remaja yang masih duduk di bangku SMA. Aksinya dilandasi oleh kebijakan luar negeri AS yang telah membunuh banyak orang dan dukungan untuk kemerdekaan Palestina.

Sementara itu laman Wired melaporkan hacker tersebut berada dalam akun Brennan selama tiga hari sebelum dinonaktifkan Jumat lalu. Pada tanggal 16 Oktober, lewat akun @phphax hacker berkicau bahwa Brennan telah menghapus account AOL setelah diberitahu ada pelanggaran.

Hacker tersebut juga mengatakan bahwa ia tidak bekerja sendiri. Awalnya mereka mencaritahu nomor ponsel Brennan dan mengetahui ia seorang pelanggan Verizon. Lalu salah satu dari mereka mengaku sebagai teknisi Verizon dan menelepon perusahaan meminta rincian tentang akun Brennan.

“Setelah mendapatkan info tersebut kami menelpon AOL dan mengatakan kami terkunci dalam akun AOL kami” ujar sang hacker. “”Mereka bertanya pertanyaan keamanan seperti 4 nomor terakhir 4 pada [bank] kartu dan kami sudah mendapatkan dari Verizon dan kami sampaikan kepada mereka dan mereka me-reset password.”

Pada tanggal 12 Oktober, mereka memperoleh akses ke akun email Brennan, di mana mereka membaca beberapa lusin email.

Di antara lampiran adalah spreadsheet yang berisi nama dan nomor Jaminan Sosial beberapa pejabat intelijen AS dan surat dari senat yang meminta CIA untuk menghentikan penggunaan teknik interogasi keras bagi tersangka terorisme.

Dokumen-dokumen ini berasal dari tahun 2009. The Associated Press berspekulasi bahwa spreadsheet kemungkinan daftar tamu yang mengunjungi Gedung Putih tahun itu saat Brennan menjadi penasihat kontra-terorisme Presiden Obama.

Hacker mengatakan kepada Wired bahwa Brennan telah mencoba untuk mengakses account dan tidak bisa. Brennan berusaha mengatur kembali password dan para hacker kembali membajak lagi.

“Kejadian ini terjadi hingga 3 kali” ujarnya.

Kemudian hacker menceritakan ada percapakan diantara mereka dengan Brennan yang mencoba bertanya, “Apa yang kau inginkan” lalu dijawab dengan, “kami meminta 2 trillion dollars hahahaaa, itu hanya berganda”.

Lalu Brennan kembali bertanya, “Berapa banyak yang benar-benar Anda ingin?”

Dengan tegas para Haceker menjawab, “Kami hanya ingin Palestina merdeka dan Anda berhenti membunuh orang tidak bersalah”

Selain akun AOL Brennan, para hacker juga masuk ke rekening Comcast dari Menteri Keamanan Dalam Negeri Jeh Johnson.

Dicari dengan kata kunci:

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook8Share on Google+1Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *