Apa itu Viruz Zika?

Beberapa hari belakangan media memberitakan tentang virus Zika yang telah ditemukan di Indonesia tepatnya di Jambi pada awal tahun 2015 lalu. Penyebaran virus ini di Indonesia diungkap oleh Dr. Herawati Sudoyo Ph.D, Deputi Direktur Eikjman Institute.

Penemuan virus yang biasa berkembang di wilayah Afrika ini sangat mengejutkan mengingat paisen yang positif terkena virus Zika tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri. Ini berarti virus Zika telah berkembang di Jambi.

Virus ini pertama kali ditemukan di Uganda pada tahun 1947. Lalu menyebar ke Amerika Latin sejak pertama kali ditemukan pada tahun 2014 di Brasil.

Virus ini menjangkiti manusia dan disebarkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti pada manusia. Seperti layaknya demam berdarah penderita akan mengalami gejala seperti demam mendadak, lemas, kemerahan pada kulit badan serta nyeri otot dan sendi.

Bila terjangkit pada bayi virus ini bisa menyebabkan penyakit mikrosefali atau kepala mengecil dan menghancurkan jaringan otak yang telah terbentuk. Selain itu juga bisa menyebabkan cacatnya bayi baru lahir.

Saat ini belum ada vaksin yang dapat mengobati infeksi virus Zika. Namun beberapa hal bisa dilakukan seperti istirahat yang banyak, minum cairan yang banyak agar tidak dehidrasi serta minum obat yang dianjurkan dokter untuk mengurangi demam dan rasa sakit.

Beberapa hal bisa urbaners lakukan untuk mencegah terkena virus Zika seperti menggunakan pakaian yang menutupi tangan dan kaki untuk menghindari gigitan nyamuk. Jika ada bayi di rumah tutup boks bayi dengan pelindung nyamuk. Jangan lupa juga untuk mengoleskan badan dengan krim anti nyamuk.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'