5 Penyakit yang Berpengaruh Terhadap Kecerdasan

Apa yang Anda rasakan saat terserang penyakit? Entah itu berat ataupun ringan. Di saat tubuh mengalami gangguan kesehatan, timbul perasaan tidak nyaman untuk melakukan kegiatan. Anda pun malas beranjak dari tempat tidur dan merasa tidak berdaya untuk memikirkan sesuatu? Apa benar itu semua merupakan akibat dari serangan penyakit? Tidak. Ternyata datangnya penyakit memang memengaruhi tingkat kecerdasan penderitanya. Jurnal PLoS One melakukan sebuah studi yang menghasilkan fakta bahwa beberapa penyakit mempu menurunkan IQ penderitanya.

5 Penyakit yang Berpengaruh Terhadap Kecerdasan

5 Penyakit yang Berpengaruh Terhadap Kecerdasan

Penasaran penyakit apa saja itu? Simak informasi berikut ini:

  1. Insomnia

Hampir sebagian besar orang berusia produktif pernah mengalami hal ini. Seorang peneliti asal University of Pennsylvania melakukan uji coba pada seekor tikus untuk mengetahui efek kurang tidur. Dia menemukan hasil yang cukup menyeramkan. Ditemukan kerusakan permanen serta menghilangnya sel-sel otak bagian respon kewaspadaan dan juga kognitif. Hasil penelitian ini telah diterbitkan di The Journal of Neoscience. Dari sini, peneliti lain pun percaya ketika seseorang mengalami gangguan sulit tidur, protein pelindung neuron yakni sirtuin 3 (SirT3) menjadi berkurang.

  1. Infeksi

Penyakit ini dianggap cukup ringan oleh sebagian orang, meskipun adapula yang mengalami infeksi berat. Sekumpulan peneliti di Aarhus University di Denmark mengungkapkan hasil sebuah penelitian. Orang-orang yang mendapat infeksi menular, misalnya influenza, memiliki risiko penurunan kemampuan otak atau dengan kata lain mengalami kebodohan. Hal ini terjadi karena kekebalan tubuh menurun. Akibatnya sel-sel mengubah caranya untuk berkomunikasi dengan otak.

  1. Gegar otak

Dari nama penyakitnya, jelas dampak negatifnya sangatlah besar terhadap otak. Peneliti dari Taipei Medical University of Taiwan menemukan fakta bahwa mereka yang mengalami cedera otak ringan cenderung lebih bodoh. Hal ini terlihat saat mereka diuji menggunakan MRI. Para peneliti tersebut juga mengatakan bahwa wanita cenderung lebih rentan mengalami cedera otak dan sulit disembuhkan daripada pria.

  1. Penyakit Lyme

Penyakit yang disebabkan tikus dan kutu ini tidak hanya menimbulkan ruam, namun juga berpengaruh terhadap kecerdasan. Penularan penyakit oleh tikus dan kutu ini menyebabkan kelelahan ekstrem serta nyeri otot serta sendi. Selain itu Penyakit Lyme berpengaruh terhadap masalah memori, konsentrasi masalah dan ketidakmampuan melakukan sesuatu.

  1. Kanker

Sebenarnya bukan kanker itu sendiri yang mampu menurunkan kecerdasan, melainkan proses pengobatannya. Penderita kanker tentu ada yang menjalani kemoterapi saat menjalani treatment. Kemoterapi seperti metotreksat, fluorouracil dan siklofosfamid dapat menimbulkan penurunan kinerja kognitif.

Studi yang diterbitkan di Journal of Clinical Oncology juga menemukan bahwa para wanita penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi mendapat hasil buruk pada pelaksanaan tes kognitif. Hal sebaliknya tidak dialami oleh mereka yang tidak menjalani kemoterapi.

Temukan Saya

Arista Budiyono

Tukang Nulis dan Nonton at Infosuporter
Saat ini sepakbola Indonesia hanyalah permainan dan sedau gurau belaka
Temukan Saya

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'