10 Fakta Masjid Terbesar di Eropa yang Diresmikan Vladimir Putin

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook53Share on Google+2Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

Sebuah masjid yang diklaim oleh pemimpin tertinggi Rusia Vladimir Putin sebagai masjid terbesar di Eropa diresmikan pada Rabu (23/9) waktu setempat, jelang Idul Adha atau Kurban Bairam kalau di Rusia. Tak hanya Putin, tokoh penting lainnya seperti Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Islam merupakan agama terbesar kedua di Rusia. Sekitar 20 juta muslim tinggal di Rusia dengan estimasi pemeluk yang berada di Moskow saja mencapai dua juta orang dari 12,5 juta penduduk kota tersebut. Dengan jumlah sebanyak itu, hanya ada tiga masjid resmi di Moskow membuat umat Muslim di sana sholat di jalanan-jalanan kota pada saat momen hari raya.

Dengan empat masjid ini, Moskow masih kalah jauh dari Paris yang memiliki 75 masjid untuk 1,7 juta umat Muslim dan Berlin yang memiliki 80 masjid untuk 800 ribu umat Muslim (data Agustus 2011).

Masjid Agung Moskow ini telah digunakan untuk sholat Idul Adha lalu, dengan sekitar 150 ribu jamaah memenuhinya. Berikut 10 fakta tentang masjid terbesar di Eropa ini.

1. Bernama Masjid Agung Moskow atau Moskovskaya Sobornaya Mechet atau Al-Jum’ah. Berlokasi di Olimpiysky Avenue.

2. Dibangun pada pra-revolusioner 1904 didanai oleh komunitas pedagang Tatar dan dermawan Salikh Yerzin dengan desain oleh arsitek Nickolay Alekseevich Zhukov dalam gaya Bizantium dan dapat menampung 2000 jamaah. Maka disebut juga dengan nama Masjid Tatar.

3. Masjid direstorasi mulai tahun 2005 lalu dirobohkan untuk diperbesar pada 11 September 2011. Hanya dua menara yang disisakan dari dekonstruksi ini.

4. Perobohan masjid untuk dibangun dengan yang baru pada September 2011 tersebut dengan alasan kayu-kayunya lapuk karena hujan deras selama seminggu lebih. Namun karena bersamaan pada saat peringatan ke-10 serangan teroris ke Amerika Serikat atau Black September, penghancuran ini menjadi kontroversi.

5. Alasan lain dari pembangunan ulang pada 2011 adalah bahwa masjid Tatar tersebut melenceng beberapa derajat dari Ka’bah di Mekkah.

6. Pembangunan Masjid Agung ini menelan biaya sekitar $170 juta. Pembiayaan berasal dari para donatur seperti Presiden Mahmoud Abbas yang disebut menyumbang $25 ribu dan raja minyak keturunan Dagestan Suleiman Kerimov menyumbang $100 juta. Dengan desain kombinasi dari masjid-masjid di Turki dan tradisi bangunan gereja Rusia seperti pada dua menara yang menyerupai menara Kremlin.

7. Kini memiliki luas 19.000 m2 dan mampu menampung 10 ribu jamaah. Pada bagian tengahnya terdapat kubah setinggi 46 meter dengan diameter 27 meter berlapis emas dengan bingkai ukiran ayat-ayat Al Quran, lebih lebar 3 meter dari Basilika St. Peter. Dan memiliki dua menara tertinggi setinggi 72 meter.

8. Kubah emas itu terbuat dari granit hijau keabu-abuan yang didatangkan dari Kanada dan marmer dari Turki. Masjid enam lantai ini dilengkapi tujuh lift, pendingin udara, dan fasilitas bagi penyandang cacat.

9. Ada upaya untuk menghancurkan masjid ini sebelum Olimpiade pada 1980. Namun, komunitas Muslim Uni Sovyet didukung negara-negara Arab berhasil membujuk pemerintah untuk membuat keputusan yang tepat dan mempertahankan masjid.

10. Rencana awal masjid Agung ini akan diresmikan pada Mei 2016, tetapi pihak pemerintah memutuskan mempercepat pembangunan.

Dicari dengan kata kunci:

Kabarkan Obrolan IniShare on Facebook53Share on Google+2Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0